Sabtu, 24 November 2018

Pentas Budaya Nusantara : Puncak Tema Indonesia Culture Sekolah Alam Ar Ridho Semarang

Assalamualaikum teman-teman apa kabar? Semoga semuanya sehat ya. Hari ini, sekolah alam Ar Ridho Semarang punya gawe tahunan yang diadakan di tiap akhir semester satu. Sekolah di mana, anak saya menjadi siswa di kelas satu. Jadi saya merasa excited banget. Pentas ini dalam rangka muhadhoroh atau puncak tema dengan tema Indonesia Culture.
Sebelum puncak tema, beberapa pekan sebelumnya, untuk kelas satu, diawal tema mereka sudah diajak wisata ke Kebun Binatang yang ada di Mangkang. Kegiatan selanjutnya adalah mengenal kuliner dan tempat wisata yang ada di kota tercinta. Seru ya. Beberapa kegiatan saat tema Indonesia culture untuk kelas satu khususnya 1B ada di foto-foto berikut ya.
Dan hari ini, tanggal 24 November diselenggarakan pentas budaya nusantara yang diikuti bukan hanya dari siswa sekolah dasar alam Ar Ridho saja namun juga menampilkan kolaborasi antara wali murid dan wali siswa. Menampilkan bukan hanya budaya jawa saja namun dari seluruh nusantara dari ujung barat hingga ujung timur Indonesia.
Pentas budaya nusantara kali ini menunjuk tema “Keberagaman yang Menyatukan” dimana maksudnya adalah Indonesia yang begitu luas dan kaya akan Bahasa, budaya serta kuliner dipersatukan di sini, di sekolah alam Ar Ridho. Untuk kelas satu menampilkan budaya dari kota Semarang, untuk kelas dua tampil dengan cerita dari Jawa Barat, kelas tiga dari Aceh, kelas empat dari Sulawesi, kelas Lima dari NTT dan NTB serta kelas enam menampilkan cerita dari papua. Nggak hanya pentas saja namun masing-masing kelas juga mempunyai stand yang berisi hasil pembelajaran selama tema ini berlangsung, kuliner maupun oleh-oleh khas daerah masing-masing daerah.
Untuk kelas satu, duh kelas satu lagi, kelas satu lagi… Soalnya anak saya juga masih kelas satu dan bangga dengan bu guru serta kekompakkan mamah-mamahnya yang support acara ini. Proud of them. Stand kelas satu (dari kelas A,B dan C) ada nasi ayam yang enak banget dan murah meriah. Satu porsinya harga lima ribu rupiah yang sudah ada nasi, kuah labu siam yang mirip sama sayur sambal goreng serta ayam suir. Selain itu orang tua siswa juga berpartisipasi menjual makanan khas kota Semarang diantaranya bandeng presto dan lunpia. Yummyy…
Sekolah alam Ar Ridho sendiri selain taman kanak-kanak, sekolah dasar juga ada SMP dan SMM. Pada acara tadi, bazar diisi oleh kakak-kakak dari SMP dan SMM. Mereka sendiri lho yang jualan. Keren ya. Sudah diajarkan untuk wirausaha, melatih mereka mandiri dan mengatasi masalah.
Sepertinya saya kehabisan kata-kata untuk menggambarkan betapa seru dah meriahnya acara ini. Anak-anak yang kreatif dan mandiri, guru-guru yang super sabar dalam mendidik dan membersamai siswa kelas satu yang cerdas dan aktif ini 😊 serta orang tua yang support. Semoga apa yang kita kerjakan mendapatkan keberkahan. Aamiin






Senin, 09 Juli 2018

Asas Pemilu, Masih LUBER dan JURDIL.

Assalamualakikum teman-teman apa kabar? Aku di Semarang, baru saja memilih Gubernur yang baru lho. Di beberapa daerah di Indonesia beberapa waktu yang lalu memang secara serempak menyelengarakan pemilihan kepada daerah atau yang biasa disingkat pilkada.

Alhamdulillah, pilkada di propinsi tempat aku tinggal berlangsung aman dan lancar. Tidak ada isu money politik, atau isu SARA yang bisa memecah kerukunan warga. Tapi biasalah, yang memanas justru timeline di facebook dan media sosial lainnya dari masing-masing pendukung calon gubernur.

Kalau di timeline media sosialku memang adem ayem sih, karena yang bikin rusuh sudah aku tendang ...eh 😀. Sejauh ini yang aku amati, yang pilih calon pasangan no 1, yang heboh adalah emak-emaknya. Tahu kan siapa pasangan calon gubernur Jawa Tengah. Iyes, beliau adalah Bapak Ganjar Pranowo yang sekarang masih menjabat sebagai gubernur Jawa Tengah. Sedangkan lawan tandingnya adalah Bapak Sudirman Said dan Ibu Ida.

Aku sendiri memilih untuk tidak terlalu heboh mengkampanyekan calon gubernur pilihanku. Beberapa kali hanya share status seorang teman yang aku nilai berbobot dan tidak menjatuhkan lawan politiknya. Tonjolkan kelebihan diri sendiri, tanpa perlu mencari-cari kesalahan atau aib orang lain. Aku rasa lebih anggun dengan cara begitu. Aku juga lebih suka berkampanye secara langsung kepada keluarga atau tetangga sekitar rumah dengan cara kerja nyata, bukan koar-koar di dunia maya. Dih, cari aman ya mak?. Ah, enggak juga. Justru aku merasa aku sedang menggunakan hak ku sebagai warga negara, yaitu rahasia dalam menentukan hak politiknya. 

Di era milenial seperti saat ini rasanya apa saja diungkapkan di sosial media ya mak, termasuk aib rumah tangga sendiri. Dih, jangan sampai ya mak. Dan beberapa kali melewati pemilihan presiden pun tetap saja netizen tak mampu membendung hasrat kampanyenya di media sosial mereka. Ada beberapa yang berdalih, kampanye di sosial media milik mereka sendiri lebih cepat menyampaikan aspirasi dan memberikan nilai lebih pada calon pasangan pilihan mereka.

Jika Mak Umi memberikan ulasan politik yang enak dibaca namun berbobot dengan judul sambel politik, maka saya hanya ingin menambahkan sedikit saja bahwa jangan lupa jaga rahasia pilihan politik anda. Masih  ingat asas LUBER, kan?.  Sejak order baru asas pemilu adalah Luber yang berarti langsung, umum, bebas dan rahasia.

"LUBER" yang merupakan singkatan dari "Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia". Oiya Asas "Luber" sudah ada sejak zaman era orde baru dan sejak era reformasi dikembangkan menjadi luber jurdil. 

"Langsung" berarti pemilih diharuskan memberikan suaranya secara langsung dan tidak boleh diwakilkan."Umum" berarti pemilihan umum dapat diikuti seluruh warga negara yang sudah memiliki hak menggunakan suara."Bebas" berarti pemilih diharuskan memberikan suaranya tanpa ada paksaan dari pihak manapun."Rahasia" berarti suara yang diberikan oleh pemilih bersifat rahasia hanya diketahui oleh si pemilih itu sendiri.

Asas "Jurdil" yang merupakan singkatan dari "Jujur dan Adil". "Jujur" mengandung arti bahwa pemilihan umum harus dilaksanakan sesuai dengan aturan untuk memastikan bahwa setiap warga negara yang memiliki hak dapat memilih sesuai dengan kehendaknya dan setiap suara pemilih memiliki nilai yang sama untuk menentukan wakil rakyat yang akan terpilih. Asas "adil" adalah perlakuan yang sama terhadap peserta pemilu dan pemilih, tanpa ada pengistimewaan ataupun diskriminasi terhadap peserta atau pemilih tertentu. 

Semoga bermanfaat.




Selasa, 24 April 2018

Tiga Buku Favorit Yang Penuh Inspirasi

Membaca buku yang baik berarti juga memberi rohani makanan yang baik~Buya Hamka. Aku suka banget dengan quote ini, karena buku-buku yang kita baca sejatinya dapat mempengaruhi kehidupan dan kualitas rohani kita sebagai pembacanya. Buku tidak hanya sebagai teman duduk atau penghilang rasa jenuh ketika menunggu. Lebih dari itu, buku bisa mempengaruhi pola pikir seseorang, seperti misalnya Budayawan, penulis motivator dan tokoh Masyarakat Semarang Pak Prie GS terinspirasi dari buku karya Rendra yang berjudul “Mempertimbangkan Tradisi”. Nah, ternyata memang benar, jika buku dapat menginspirasi dan mengubah pola pikir seseorang seperti tulisan Mak Sugi, yang bisa teman-teman baca disini ya. 

Buku yang ditulis oleh para pria beristri dan beranak yang follower twitternya ribuan orang ini heboh banget ngetweet tentang seluk beluk asi. Dari cuitan inilah mereka menerbitkan buku yang berjudul “Ayah Asi”. Ini adalah buku yang membuatku ingin menjadi penulis buku asi. Jika banyak pertanyaan tentang asi dan.menyusui bisa dilontarkan kepada para bapak-bapak dan mereka dengan lihai dan kocak menjawab menjawab persoalan tentang tetek #ups maka aku, yang pada saat itu sudah memiliki dua anak juga ingin berbagi pengalaman. 


Banyak yang mengira bahwa menyusui itu gampang dan alami, ternyata penuh tantangan dan perlu dukungan. Banyak yang berpikir bahwa menyusui hanya sekedar menyodorkan payudara ibu maka bayi akan dengan sendirinya menyusu, namun dalam praktiknya perlu banyak ilmu dan perjuangan. Buku asi yang merupakan buku solo perdananku mengulas banyak hal diantaranya menyusui bayi kembar, menyusui bayi prematur, hamil saat menyusui, donor asi dan lain sebagainya. Melalui buku inilah aku terinspirasi untuk berbagi semoga dengan hal ini jadi salah satu ladang pahala untukku ya. Aamiin. Jika ada yang mau, masih ada stock lho. Silakan hubungi aku ya. 

Buku “Fiqh Wanita” terbitan Pustaka Al.Kautsar ini hadiah dari seorang sahabat. Awalnya saya sering nanya tentang berbagai hal yang aku belum ketahui hukumnya. Misalnya, saat keguguran usia dibawah 8 minggu, maka darah yang keluar dianggap darah nifas atau bukan?. Ternyata bukan lho, itu darah atau flek saat keguguran dengan usia kandungan dibawah 8 minggu dianggap bukan nifas dan ibu tetap wajib salat serta ibadah wajib lainnya, seperti puasa saat Ramadan. Trus aku juga sering galau kalau pas menyusui boleh nggak cuma bayar fidyah saja tanpa harus mengganti puasa di hari yang lain. Iiissh emak, cuma pengen enak. Nggak bisa dong, puasa tetap harus diganti dengan hari yang lainnya atau istilahnya Qodo. 

Banyak banget ilmu tentang fiqh bagi kaum wanita yang bisa kita dapatkan di buku ini.  Buku “Fiqih Wanita” ini berisi antara lain mengenai wudhu, haid dan nifas, mandi, salat, jenazah, puasa, haji dan umrah, nikah, talak dan banyak hal lainnya. 

Dan inilah buku yang paling ngegemesin dan salah satu yang aku suka. Buku “Anak Kos Dodol” yang ditulis oleh teman baikku “Dewi Rieka” ini memang bener-bener gokil. Penulisnya juga asyik, ramah dan sering banget berbagi hal tentang kepenulisan.

Aku dan mak dedew, sapaan akrabnya memang berdomisili di daerah yang sama dan sering ketemu. Membaca buku ini, bikin aku pengen nulis cerita humor dan setelah mencobanya ternyata memang nggak mudah. Oiya, teman-teman juga bisa membaca tulisan mak Sugi yang suka buku sejarah. 

Oiya, sedikit intermezo, aku sekarang sedang memggarap buku solo tentang kehidupan single mom yang penuh lika-liku. Awalnya aku pengen cerita kalau nggak hanya penuh duka dan air mata saja namun hidup seorang ibu tunggal juga kadang ada cerita lucu dan mengundang gelak tawa saat aku sendiri mengalaminya dan menceritakan kepada orang lain. Namun ketika mencoba menulisnya, aku malah macet dan nggak bisa meneruskan. Akhirnya ide yang sudah ada aku teruskan dengan genre yang berbeda. Mohon doanya ya teman-teman semoga buku solo keduaku ini bisa lancar dan segera terbit. Aamiin. 

Nah, bagaimana dengan teman-teman. Buku apa yang paling menarik dan mampu mengubah pola pikir. Silakan beri komentar ya. Terima kasih. 

Kamis, 22 Maret 2018

Mau Wisata Ala Backpacker Di Solo, Perhatikan Strategi Backpacking Berikut Ini

Dari sekian banyak destinasi wisata budaya Indonesia, Solo selalu menjadi pilihan untuk dijelajahi. Kotanya tidak terlalu besar, dengan sekian banyak tempat wisata di Solo yang semuanya menarik dan harus dijelajahi. Tapi kalau kamu ingin backpacking ke Solo, ada strategi khusus biar nggak boros di pengeluaran dan bisa bawa pulang oleh-oleh khasnya ke rumah. Mau tahu apa saja yang harus dipikirkan?
Transportasi Umum Lebih Akrab dengan Warga Solo


sumber:wartasolo.com
Tidak berbeda dengan Yogyakarta, ada keakraban yang kental dari warga Solo yang menyambut tamu yang datang ke sana. Namun seperti tempat wisata lainnya, warga Solo pasti akan menaruh respek bila ada tamu yang mau mengikuti kebiasaan mereka. Soal transportasi misalnya, keliling saja dengan sepeda kayuh atau angkutan umum di sana. Selain murah dan sehat, kamu juga bisa ngobrol akrab dengan warga setempat. Ingat, jangan keburu pesan taksi kecuali waktunya sudah mepet. 

Hotel Nanti Saja, Lihat-Lihat Guest House-nya

sumber:traveloka.com
Memilih tempat penginapan di Solo kalau bisa sih dekat tempat wisatanya. Atau pilih saja di pusat kota, lebih hemat dan dekat ke mana-mana. Ada banyak guest house yang bisa jadi pilihan. Soal makanan, cari saja di sekitar tempat menginap. Biasanya ada gudeg seperti di Yogyakarta, atau angkringan dan tempat mie godog yang jadi andalan di Solo.

Jangan Main di Mal, Melipir Saja ke Museum Batik 

sumber:piknikdong.com

Daripada menghabiskan waktu melihat-lihat tempat belanja kekinian, ingatlah Solo memiliki produsen batik yang usianya lewat setengah abad yang disimpan apik di Museum Batik Danar Hadi. Museum Batik Danar Hadi berada di dalam kompleks yang dikenal dengan nama nDalem Wuryaningratan. Koleksinya menakjubkan, menyentuh jumlah sekitar 15 ribu lembar kain batik!
Kain yang dipajang di Museum Batik Danar Hadi amat beragam. Salah satu koleksinya yang paling diminati adalah batik Belanda yang dibuat oleh  orang-orang Belanda yang menetap di Indonesia pada zaman kolonial. Pada dasarnya, museum ini memang baru dibuka pada tahun 2002. Selain terdapat museum, di nDalem Wuryaningratan ada produksi batik tulis dan restoran.
sumber:usemayjourney.wordpress.com
Nama Danar Hadi sendiri diambil Santoso Doellah sang pendiri usaha batik pada tahun 1967 dari nama sang istri, Danarsih Hadipriyono. Dipadukan dengan nama depan bapak mertuanya, jadilah Batik Danar Hadi sebagai merek batik produksinya. Hingga hari ini telah tercipta ribuan motif batik Danar Hadi yang disimpan dengan baik di dalam museum. Bayangkan kamu bisa berkelana hingga ke jaman colonial di dalam museum Batik Danar Hadi tanpa menghabiskan biaya, bukan?

Hitung Ulang Anggaran Setiap Harinya
Semua terasa murah di Solo. Tapi jangan mentang-mentang merasa apa-apa di Solo semua barang dan makanan lebih murah, lalu anggaran tidak diatur lagi. Selalu ingat untuk menghitung ulang anggaran pengeluaran saat liburan di Solo, biar nggak sampai bikin dompetmu menangis. Perhitungkan juga rutemu dengan mengikuti saran Aktivitas &Rekreasi Traveloka. Dijamin kamu akan lebih menikmati liburanmu di Solo.

Sabtu, 24 Februari 2018

Lunpia Cik Me Me, Hadir Dengan Inovasi Terdepan dan Cita Rasa Juara.

Semarang terkenal sebagai kota apa hayoo? Tebak yuk teman-teman. Yes. Kalau ada yang bilang Semarang kota lunpia itu benar sekali. Nggak heran ya, kalau aku bilang, belum ke Semarang kalau belum makan lunpia. Walaupun teman-teman sudah jalan-jalan keliling kota Semarang, menikmati pemandangan dan kuliner yang ada namun belum afdhol kalau belum merasakan lezatnya lunpia cik Meme.

Merasa nggak asing kan dengar kata lunpia Cik Meme?. Kalau teman-teman belum tahu, tenang saja minta diantar driver ojek online, pasti diantar sampai tujuan. Seperti pengalamanku kemarin waktu mau menuju ke lunpia cik Me Me, aku justru di kasih arahan sama driver-ku. Mas driver ini bahkan menyimpan brosur dan bilang kalau lunpia Delight yang terkenal itu sama aja kok dengan lunpia Cik Meme. Oke deh, ternyata driver ojek online juga harus selalu update ya. Trus apa iya sih lunpia Delight itu sama aja dengan lunpia Cik Meme.

Brosur yang aku dapat dari driver ojek online


Perubahan Nama Yang Tak Merubah Rasa, tetap Juara!. 

Lokasi lunpia Cik Me Me memang sama dengan lunpia Delight yang sudah terkenal itu, yaitu di Jalan Gajahmada No 107. Perubahan nama ini, merupakan hal yang wajar bagi para pelaku usaha. Banyak hal yang mendasari perubahan nama dan logo suatu merk, karena ingin menambah hoki, lebih terlihat familiar atau alasan lainnya, termasuk salah satunya lunpia cik Me Me ini. Pada tanggal 20 Februari 2011, saat perayaan ulang tahun lunpia Delight yang pertama, Bapak Setda Kota Semarang Drs. Adi Trihananto, MSi menyarankan penggunaan nama yang lebih membumi dan sesuai dengan kebudayaan nusantara. Usul dari pejabat kota Semarang ini, direspon dengan baik oleh Ibu Meliani Sugiarto, yang akrab dipanggil Cik Me Me beserta management Lunpia Cik Me Me untuk perlahan mengganti nama dan logo. Tentu saja perubahan ini tidak bisa dilakukan secara frontal namun perlahan-lahan agar customer setia lunpia delight tidak merasa kehilangan kuliner favorit mereka. Yang awalnya berarti “lunpia yang menyenangkan” menjadi “lunpia menyenangkan milik cik Me Me. 

Tempat Luas dan Nyaman.

Saat masuk ke Resto lunpia Cik Me Me yang ada di jalan Gajahmada no 107 ini aku sudah merasa nyaman banget. Jika gerai lain dengan kondisi yang sempit dan panas, di sini pengunjung akan mendapatkan tempat yang luas dan nyaman untuk menikmati lunpia. Di lantai 1, pengunjung dapat memilih menu dan melihat secara langsung penyajiannya. Ada beberapa tempat duduk yang disediakan untuk membuat pengunjung santai saat menunggu lunpia baik di makan di tempat atau “take away”. Oiya, lunpia Cik Me Me menyediakan layanan delivery ya, dengan pemesanan minimal 10 buah, bisa satu rasa ataupun campur.


Saat menuju lantai 2 di sana ada ruang meeting dan play ground untuk anak-anak. Buat tamu yang datang dari luar kota atau menikmati lunpia saat jam salat, tak perlu kuatir karena di lantai 2 ini disediakan tempat wudhu dan mushola yang nyaman juga bersih. 

Lunpia Dengan 6 Cita Rasa Yang Juara

Lunpia cik Me Me merupakan pelopor lunpia Semarang yang mempunyai 6 cita rasa terbanyak yang tak dimilikki oleh gerai lunpia manapun. Sungguh ini, inovasi yang keren dan membuat saya yang saat pertama kali menikmati lunpia cik Me Me menjadi terpana. What?! lunpia isi kambing jantan muda. Wow, kok bisa hehehe... selama ini yang saya tahu lunpia itu isi rebung, telur dan udang saja. Keterkejutan saya nggak hanya disitu saja, karena ada lunpia dengan isi jamur dan kacang mede dan menjadi menu favorit anak muda dan disebut dengan Raja Nusantara. 

Di gerai lunpia Cik Me Me tersedia 6 pilihan rasa yaitu plain isi rebung saja yang disediakan untuk pelanggan vegetarian dengan harga sepuluh ribu rupiah, original isi rebung, telur dan udang dengan harga lima belas ribu rupiah. Kemudian ada spesial dengan isian fish kakap, crab, kambing jantan muda serta raja nusantara dengan harga per item 22 ribu rupiah. 

Banyak customer loyal lunpia cik Me Me yang dari kota Semarang maupun luar kota. Jika mereka ingin mengunjungi kerabat di lain daerah pasti ingin membawakan kuliner khas kota Asal, dan menjatuhkan pilihan mereka pada lunpia Cik Me Me. Jangan khawatir mengenai ketahanan lunpia ini karena lunpia goreng mampu bertahan selama 24 jam, dan yang basah 8 jam. Hal ini dapat saja terjadi karena lunpia digoreng melalui cara deep frying dengan minyak 25 liter sehingga seluruh permukaan lunpia dalam keadaan kering dan matang sempurna namun tidak berminyak.




Rebung yang menjadi bahan utama lunpia, dipilih dengan kualitas terbaik. Jika lunpia di tempat lain terkadang masih berbau “pesing” namun hal ini tak mungkin ditemui di lunpia cik Me Me,karena rebung dimasak selama berjam-jam untuk menghilangkan kadar air dan memunculkan rasa kaldu yang sesuai. Karena dimasak selama 3 jam ini, rebung isian lunpia Cik Me Me tak mungkin berbau “pesing”. 

Cik Me Me sendiri bukanlah sosok baru dalam hal kuliner khas kota Semarang ini. Ayahnya adalah senior maestro chef Tan Yok Tjay pencipta dan founder lunpia Semarang. Cik Me Me sendiri keturunan asli dan merupakan generasi ketiga lunpia Mataram. Sejak kecil Cik Me Me sudah berkecimpung dalam hal ini, oleh karena kecintaannya terhadap lunpia, cik Me Me ingin terus mempertahankan kuliner khas ini dan terus berinovasi dalam karya.

Inovasi yang menjadi gebrakan dari lunpia Cik Meme adalah lunpia yang mempunyai sertifikasi halal MUI. Sudah tempat nyaman, cita rasa juara dan halal. Sempurna kan sebagai tempat favorit wisata kuliner di Semarang.