Selasa, 24 April 2018

Tiga Buku Favorit Yang Penuh Inspirasi

Membaca buku yang baik berarti juga memberi rohani makanan yang baik~Buya Hamka. Aku suka banget dengan quote ini, karena buku-buku yang kita baca sejatinya dapat mempengaruhi kehidupan dan kualitas rohani kita sebagai pembacanya. Buku tidak hanya sebagai teman duduk atau penghilang rasa jenuh ketika menunggu. Lebih dari itu, buku bisa mempengaruhi pola pikir seseorang, seperti misalnya Budayawan, penulis motivator dan tokoh Masyarakat Semarang Pak Prie GS terinspirasi dari buku karya Rendra yang berjudul “Mempertimbangkan Tradisi”. Nah, ternyata memang benar, jika buku dapat menginspirasi dan mengubah pola pikir seseorang seperti tulisan Mak Sugi, yang bisa teman-teman baca disini ya. 

Buku yang ditulis oleh para pria beristri dan beranak yang follower twitternya ribuan orang ini heboh banget ngetweet tentang seluk beluk asi. Dari cuitan inilah mereka menerbitkan buku yang berjudul “Ayah Asi”. Ini adalah buku yang membuatku ingin menjadi penulis buku asi. Jika banyak pertanyaan tentang asi dan.menyusui bisa dilontarkan kepada para bapak-bapak dan mereka dengan lihai dan kocak menjawab menjawab persoalan tentang tetek #ups maka aku, yang pada saat itu sudah memiliki dua anak juga ingin berbagi pengalaman. 


Banyak yang mengira bahwa menyusui itu gampang dan alami, ternyata penuh tantangan dan perlu dukungan. Banyak yang berpikir bahwa menyusui hanya sekedar menyodorkan payudara ibu maka bayi akan dengan sendirinya menyusu, namun dalam praktiknya perlu banyak ilmu dan perjuangan. Buku asi yang merupakan buku solo perdananku mengulas banyak hal diantaranya menyusui bayi kembar, menyusui bayi prematur, hamil saat menyusui, donor asi dan lain sebagainya. Melalui buku inilah aku terinspirasi untuk berbagi semoga dengan hal ini jadi salah satu ladang pahala untukku ya. Aamiin. Jika ada yang mau, masih ada stock lho. Silakan hubungi aku ya. 

Buku “Fiqh Wanita” terbitan Pustaka Al.Kautsar ini hadiah dari seorang sahabat. Awalnya saya sering nanya tentang berbagai hal yang aku belum ketahui hukumnya. Misalnya, saat keguguran usia dibawah 8 minggu, maka darah yang keluar dianggap darah nifas atau bukan?. Ternyata bukan lho, itu darah atau flek saat keguguran dengan usia kandungan dibawah 8 minggu dianggap bukan nifas dan ibu tetap wajib salat serta ibadah wajib lainnya, seperti puasa saat Ramadan. Trus aku juga sering galau kalau pas menyusui boleh nggak cuma bayar fidyah saja tanpa harus mengganti puasa di hari yang lain. Iiissh emak, cuma pengen enak. Nggak bisa dong, puasa tetap harus diganti dengan hari yang lainnya atau istilahnya Qodo. 

Banyak banget ilmu tentang fiqh bagi kaum wanita yang bisa kita dapatkan di buku ini.  Buku “Fiqih Wanita” ini berisi antara lain mengenai wudhu, haid dan nifas, mandi, salat, jenazah, puasa, haji dan umrah, nikah, talak dan banyak hal lainnya. 

Dan inilah buku yang paling ngegemesin dan salah satu yang aku suka. Buku “Anak Kos Dodol” yang ditulis oleh teman baikku “Dewi Rieka” ini memang bener-bener gokil. Penulisnya juga asyik, ramah dan sering banget berbagi hal tentang kepenulisan.

Aku dan mak dedew, sapaan akrabnya memang berdomisili di daerah yang sama dan sering ketemu. Membaca buku ini, bikin aku pengen nulis cerita humor dan setelah mencobanya ternyata memang nggak mudah. Oiya, teman-teman juga bisa membaca tulisan mak Sugi yang suka buku sejarah. 

Oiya, sedikit intermezo, aku sekarang sedang memggarap buku solo tentang kehidupan single mom yang penuh lika-liku. Awalnya aku pengen cerita kalau nggak hanya penuh duka dan air mata saja namun hidup seorang ibu tunggal juga kadang ada cerita lucu dan mengundang gelak tawa saat aku sendiri mengalaminya dan menceritakan kepada orang lain. Namun ketika mencoba menulisnya, aku malah macet dan nggak bisa meneruskan. Akhirnya ide yang sudah ada aku teruskan dengan genre yang berbeda. Mohon doanya ya teman-teman semoga buku solo keduaku ini bisa lancar dan segera terbit. Aamiin. 

Nah, bagaimana dengan teman-teman. Buku apa yang paling menarik dan mampu mengubah pola pikir. Silakan beri komentar ya. Terima kasih. 

Kamis, 22 Maret 2018

Mau Wisata Ala Backpacker Di Solo, Perhatikan Strategi Backpacking Berikut Ini

Dari sekian banyak destinasi wisata budaya Indonesia, Solo selalu menjadi pilihan untuk dijelajahi. Kotanya tidak terlalu besar, dengan sekian banyak tempat wisata di Solo yang semuanya menarik dan harus dijelajahi. Tapi kalau kamu ingin backpacking ke Solo, ada strategi khusus biar nggak boros di pengeluaran dan bisa bawa pulang oleh-oleh khasnya ke rumah. Mau tahu apa saja yang harus dipikirkan?
Transportasi Umum Lebih Akrab dengan Warga Solo


sumber:wartasolo.com
Tidak berbeda dengan Yogyakarta, ada keakraban yang kental dari warga Solo yang menyambut tamu yang datang ke sana. Namun seperti tempat wisata lainnya, warga Solo pasti akan menaruh respek bila ada tamu yang mau mengikuti kebiasaan mereka. Soal transportasi misalnya, keliling saja dengan sepeda kayuh atau angkutan umum di sana. Selain murah dan sehat, kamu juga bisa ngobrol akrab dengan warga setempat. Ingat, jangan keburu pesan taksi kecuali waktunya sudah mepet. 

Hotel Nanti Saja, Lihat-Lihat Guest House-nya

sumber:traveloka.com
Memilih tempat penginapan di Solo kalau bisa sih dekat tempat wisatanya. Atau pilih saja di pusat kota, lebih hemat dan dekat ke mana-mana. Ada banyak guest house yang bisa jadi pilihan. Soal makanan, cari saja di sekitar tempat menginap. Biasanya ada gudeg seperti di Yogyakarta, atau angkringan dan tempat mie godog yang jadi andalan di Solo.

Jangan Main di Mal, Melipir Saja ke Museum Batik 

sumber:piknikdong.com

Daripada menghabiskan waktu melihat-lihat tempat belanja kekinian, ingatlah Solo memiliki produsen batik yang usianya lewat setengah abad yang disimpan apik di Museum Batik Danar Hadi. Museum Batik Danar Hadi berada di dalam kompleks yang dikenal dengan nama nDalem Wuryaningratan. Koleksinya menakjubkan, menyentuh jumlah sekitar 15 ribu lembar kain batik!
Kain yang dipajang di Museum Batik Danar Hadi amat beragam. Salah satu koleksinya yang paling diminati adalah batik Belanda yang dibuat oleh  orang-orang Belanda yang menetap di Indonesia pada zaman kolonial. Pada dasarnya, museum ini memang baru dibuka pada tahun 2002. Selain terdapat museum, di nDalem Wuryaningratan ada produksi batik tulis dan restoran.
sumber:usemayjourney.wordpress.com
Nama Danar Hadi sendiri diambil Santoso Doellah sang pendiri usaha batik pada tahun 1967 dari nama sang istri, Danarsih Hadipriyono. Dipadukan dengan nama depan bapak mertuanya, jadilah Batik Danar Hadi sebagai merek batik produksinya. Hingga hari ini telah tercipta ribuan motif batik Danar Hadi yang disimpan dengan baik di dalam museum. Bayangkan kamu bisa berkelana hingga ke jaman colonial di dalam museum Batik Danar Hadi tanpa menghabiskan biaya, bukan?

Hitung Ulang Anggaran Setiap Harinya
Semua terasa murah di Solo. Tapi jangan mentang-mentang merasa apa-apa di Solo semua barang dan makanan lebih murah, lalu anggaran tidak diatur lagi. Selalu ingat untuk menghitung ulang anggaran pengeluaran saat liburan di Solo, biar nggak sampai bikin dompetmu menangis. Perhitungkan juga rutemu dengan mengikuti saran Aktivitas &Rekreasi Traveloka. Dijamin kamu akan lebih menikmati liburanmu di Solo.

Sabtu, 24 Februari 2018

Lunpia Cik Me Me, Hadir Dengan Inovasi Terdepan dan Cita Rasa Juara.

Semarang terkenal sebagai kota apa hayoo? Tebak yuk teman-teman. Yes. Kalau ada yang bilang Semarang kota lunpia itu benar sekali. Nggak heran ya, kalau aku bilang, belum ke Semarang kalau belum makan lunpia. Walaupun teman-teman sudah jalan-jalan keliling kota Semarang, menikmati pemandangan dan kuliner yang ada namun belum afdhol kalau belum merasakan lezatnya lunpia cik Meme.

Merasa nggak asing kan dengar kata lunpia Cik Meme?. Kalau teman-teman belum tahu, tenang saja minta diantar driver ojek online, pasti diantar sampai tujuan. Seperti pengalamanku kemarin waktu mau menuju ke lunpia cik Me Me, aku justru di kasih arahan sama driver-ku. Mas driver ini bahkan menyimpan brosur dan bilang kalau lunpia Delight yang terkenal itu sama aja kok dengan lunpia Cik Meme. Oke deh, ternyata driver ojek online juga harus selalu update ya. Trus apa iya sih lunpia Delight itu sama aja dengan lunpia Cik Meme.

Brosur yang aku dapat dari driver ojek online


Perubahan Nama Yang Tak Merubah Rasa, tetap Juara!. 

Lokasi lunpia Cik Me Me memang sama dengan lunpia Delight yang sudah terkenal itu, yaitu di Jalan Gajahmada No 107. Perubahan nama ini, merupakan hal yang wajar bagi para pelaku usaha. Banyak hal yang mendasari perubahan nama dan logo suatu merk, karena ingin menambah hoki, lebih terlihat familiar atau alasan lainnya, termasuk salah satunya lunpia cik Me Me ini. Pada tanggal 20 Februari 2011, saat perayaan ulang tahun lunpia Delight yang pertama, Bapak Setda Kota Semarang Drs. Adi Trihananto, MSi menyarankan penggunaan nama yang lebih membumi dan sesuai dengan kebudayaan nusantara. Usul dari pejabat kota Semarang ini, direspon dengan baik oleh Ibu Meliani Sugiarto, yang akrab dipanggil Cik Me Me beserta management Lunpia Cik Me Me untuk perlahan mengganti nama dan logo. Tentu saja perubahan ini tidak bisa dilakukan secara frontal namun perlahan-lahan agar customer setia lunpia delight tidak merasa kehilangan kuliner favorit mereka. Yang awalnya berarti “lunpia yang menyenangkan” menjadi “lunpia menyenangkan milik cik Me Me. 

Tempat Luas dan Nyaman.

Saat masuk ke Resto lunpia Cik Me Me yang ada di jalan Gajahmada no 107 ini aku sudah merasa nyaman banget. Jika gerai lain dengan kondisi yang sempit dan panas, di sini pengunjung akan mendapatkan tempat yang luas dan nyaman untuk menikmati lunpia. Di lantai 1, pengunjung dapat memilih menu dan melihat secara langsung penyajiannya. Ada beberapa tempat duduk yang disediakan untuk membuat pengunjung santai saat menunggu lunpia baik di makan di tempat atau “take away”. Oiya, lunpia Cik Me Me menyediakan layanan delivery ya, dengan pemesanan minimal 10 buah, bisa satu rasa ataupun campur.


Saat menuju lantai 2 di sana ada ruang meeting dan play ground untuk anak-anak. Buat tamu yang datang dari luar kota atau menikmati lunpia saat jam salat, tak perlu kuatir karena di lantai 2 ini disediakan tempat wudhu dan mushola yang nyaman juga bersih. 

Lunpia Dengan 6 Cita Rasa Yang Juara

Lunpia cik Me Me merupakan pelopor lunpia Semarang yang mempunyai 6 cita rasa terbanyak yang tak dimilikki oleh gerai lunpia manapun. Sungguh ini, inovasi yang keren dan membuat saya yang saat pertama kali menikmati lunpia cik Me Me menjadi terpana. What?! lunpia isi kambing jantan muda. Wow, kok bisa hehehe... selama ini yang saya tahu lunpia itu isi rebung, telur dan udang saja. Keterkejutan saya nggak hanya disitu saja, karena ada lunpia dengan isi jamur dan kacang mede dan menjadi menu favorit anak muda dan disebut dengan Raja Nusantara. 

Di gerai lunpia Cik Me Me tersedia 6 pilihan rasa yaitu plain isi rebung saja yang disediakan untuk pelanggan vegetarian dengan harga sepuluh ribu rupiah, original isi rebung, telur dan udang dengan harga lima belas ribu rupiah. Kemudian ada spesial dengan isian fish kakap, crab, kambing jantan muda serta raja nusantara dengan harga per item 22 ribu rupiah. 

Banyak customer loyal lunpia cik Me Me yang dari kota Semarang maupun luar kota. Jika mereka ingin mengunjungi kerabat di lain daerah pasti ingin membawakan kuliner khas kota Asal, dan menjatuhkan pilihan mereka pada lunpia Cik Me Me. Jangan khawatir mengenai ketahanan lunpia ini karena lunpia goreng mampu bertahan selama 24 jam, dan yang basah 8 jam. Hal ini dapat saja terjadi karena lunpia digoreng melalui cara deep frying dengan minyak 25 liter sehingga seluruh permukaan lunpia dalam keadaan kering dan matang sempurna namun tidak berminyak.




Rebung yang menjadi bahan utama lunpia, dipilih dengan kualitas terbaik. Jika lunpia di tempat lain terkadang masih berbau “pesing” namun hal ini tak mungkin ditemui di lunpia cik Me Me,karena rebung dimasak selama berjam-jam untuk menghilangkan kadar air dan memunculkan rasa kaldu yang sesuai. Karena dimasak selama 3 jam ini, rebung isian lunpia Cik Me Me tak mungkin berbau “pesing”. 

Cik Me Me sendiri bukanlah sosok baru dalam hal kuliner khas kota Semarang ini. Ayahnya adalah senior maestro chef Tan Yok Tjay pencipta dan founder lunpia Semarang. Cik Me Me sendiri keturunan asli dan merupakan generasi ketiga lunpia Mataram. Sejak kecil Cik Me Me sudah berkecimpung dalam hal ini, oleh karena kecintaannya terhadap lunpia, cik Me Me ingin terus mempertahankan kuliner khas ini dan terus berinovasi dalam karya.

Inovasi yang menjadi gebrakan dari lunpia Cik Meme adalah lunpia yang mempunyai sertifikasi halal MUI. Sudah tempat nyaman, cita rasa juara dan halal. Sempurna kan sebagai tempat favorit wisata kuliner di Semarang.



Jumat, 16 Februari 2018

Adab Bersuci dan Pergaulan, sebagai Ikhtiar Mencegah Penyimpangan Perilaku.


Assalamualaikum teman-teman,  apa kabar?.  Semoga semuanya dalam keadaan baik-baik saja ya.  Senang sekali rasanya bisa ikut meramaikan postem tematik Blogger Muslimah Indonesia pada bulan Februari 2018 ini. Tema yang ditentukan juga “berat” nih, karena kali ini akan membahas tentang bagaimana untuk mencegah penyimpangan seperti lesbian, homoseksual, insect dan lain sebagainya pada keluarga kita. Hal ini juga yang menjadi dilema bagi saya. Banyak pakar parenting yang mengemukakan pendapat kalau mendidik anak di era sekarang ini berat banget. Banyak banget predator yang berkeliaran di sekitar dan pengaruh tekhnologi yang memungkinkan anak dapat mengakses pornografi. Jika mendidik anak saat ini berasa berat, akan semakin berat bagi orang tua tunggal, termasuk saya. Namun, tetap harus ikhtiar sekeras mungkin dan memohon pertolongan kepada Allah Subhanahu Wa Taa’la, karena hanya Allah sebaik-baik tempat bergantung dan meminta pertolongan.

Mengenai bagaimana cara mencegah penyimpangan pada keluarga, khususnya pada anak-anak aku teringat dengan Abah Ihsan, yang saat di Semarang memberikan seminar mengenai Pendidikan Bersuci Pada Anak. Agak janggal ya sepertinya, karena pada umumnya orang akan membicarakan tentang bagaimana pendidikan seks pada anak. Namun menurut beliau, pada ajaran Islam yang mulia, pendidikan bersuci ini lebih sempurna dan lebih luas cakupannya. Bukan hanya sekedar pendidikan seks yang didengungkan oleh pakar parenting dan psikolog non Muslim. Jika dalam dunia pendidikan Barat, pendidikan seks berarti pengenalan kesehatan reproduksi yang pada akhirnya mengerucut pada pengenalan alat kontrasepsi. Namun dalam Islam, hal ini diajarkan dengan bahasa yang santun dan juga terstruktur dan dikenalkan dengan nama Pendidikan Bersuci dan Pergaulan.

Menurut Abah Ihsan Baihaqi, pendidikan seks itu hal yang alami. Mau nggak mau, suka nggak suka, harus diperkenalkan kepada anak. Anak laki-laki itu biasanya suka penasaran dengan alat kelamin pada lawan jenisnya, sedangkan anak perempuan cenderung ingin tahu tentang hal yang menyangkut perasaan. Jika anak bertanya darimana asalnya adik bayi, maka bisa dijawab bayi berasal dari pertemuan ovum dan sperma. Ovum berasal dari perempuan dan sperma dari laki-laki, dapat terjadi ketika mereka sudah dewasa dan menikah.

Seks itu adalah hal yang tabu. Tabu disini maksudnya adalah harus dibicarakan antara orang tua dengan anak di dalam rumah. Jangan sampai anak tahu tentang seks dari teman sebaya mereka, atau dari internet. Orang tua sebaiknya bisa berbincang mengenai hal ini bersama anak dalam kondisi santai dan nyaman, sehingga anak tidak merasa malu dan orang tua tidak merasa sungkan. Jika anak bertanya, tolong ya untuk bapak-bapak dan ibu-ibu untuk mengatakan dengan jelas untuk alat kelamin laki-laki disebut penis, sedangkan untuk alat kelamin perempuan disebut vagina. Nggak usah menyebut dengan istulah burung, atau dalam bahasa daerah lainnya.

Selanjutnya dijelaskan dalam Islam, pendidikan tentang bersuci dan adab pergaulan bahwa anak dalam usia 7 tahun sudah tuntas mendapatkan ilmu tentang Salat, mimpi basah, haid dan hijab. Dalam usia ini, anak juga sudah harus biasa cebok sendiri. Karena jika masih dicebokkin akan merasa nyaman disentuh dan menjadi kebiasaan. Oiya, saat usia 2 tahun, saat cebok diusahakan yang sama dengan jenis kelaminnya ya. Jika anak laki-laki dicebokkin oleh ayahnya, maka jika anak perempuan dicebokkin oleh ibunya. Jika mempunyai anak dengan jenis kelamin yang sama, mereka dapat tidur dalam satu kanar namun TIDAK satu selimut.

Sungguh dalam Islam, hal-hal seperti ini sudah diatur dengan baik dan bisa dijelaskan dengan bahasa yang tegas namun santun. Termasuk adanya waktu-waktu tertentu yang sebaiknya dihindari saat akan berkunjung atau saat ingin masuk ke kamar orang tua. Waktu sebelum Subuh, setelah Isya dan tengah hari. Karena pada saat ini, pasangan suami istri sedang beristirahat. Jika anak ingin masuk ke kamar orang tua, diajarkan untuk mengetuk pintu dan memberi salam. Saat usia 10 tahun, pelajaran mengenai haid, mimpi basah dan menjaga kemaluan sudah selesai diberikan. Ada hal kecil yang juga perlu diperhatikan adalah menjaga aurat ibu di hadapan anak-anak yaitu antara leher dan lutut. Jangan-jangan ada yang suka pakai celana pendek atau daster bolong ketika dirumah. 😂😁

Itulah sekilas penjelasan tentang Adab Bersuci dan Pergaulan sebagai salah satu ikhtiar kita sebagai orangtua untuk mengantisipasi penyimpangan pada keluarga kita. Oiya rasanya apa yang saya tuliskan di bawah ini masih terkait dan dapat dijadikan acuan yaitu pentingnya bermain bersama anak. Dalam salah satu kulwap (kuliah whatsapp)oleh Ayah Idzma Mahayattika,.seorang konselor keluarga dan penggiat #ayahmain, beliau menyatakan bahwa bermain, suatu kegiatan yang dianggap sepele dan menghabiskan waktu ternyata sangat berguna untuk mempererat ikatan batin (attachment)antara anak dan orang tua. Kedekatan anak dan orangtua ini mampu membendung pengaruh “predator” di luar sana. Anak-anak yang menjadi korban pelecehan “predator” ini,.dapat terpikat karena para “predator” biasanya mengajak anak bermain dan mendekati mereka terlebih dahulu. Bermain bersama anak juga dapat menjadikan anak mudah beradaptasi, memiliki jiwa yang hangat dan kelak menjadi orang dewasa yang mampu menjalin hubungan dengan orang lain dengan baik.

Semoga bermanfaat.

Tulisan ini diikutsertakan dalam Postem Tematik Blogger Muslimah Indonesia bulan Februari 2018.









Sabtu, 25 November 2017

Muslimah Ngeblog, Perhatikan 3 Hal ini.



Dulu saat awal-awal ngeblog tahun 2009, aku ingin mengabadikan perjalan hidup lewat blog. Semacam nulis diary yang bisa dibaca siapa saja dan nggak mungkin hilang karena keselip di tumpukkan buku-buku lainnya. Rasanya ada rasa bangga bisa nulis di blog pribadi. Pada tahun itu, aku juga mulai bersinggungan dengan dunia maya, dengan memilikki akun facebook.  Aku merasa bebas nulis apa saja, kadang juga nggak cuma curhatan saja tapi keluhan dan omelan nggak jelas terpampang disana. Duh, jadi malu sendiri saat mengingatnya. Saat itu aku berpikir, bebas dan merdeka mau nulis apa saja, lha wong di akun dan blog milik sendiri. Ternyata itu pemikiran yang keliru, menurutku sekarang.

Manusia yang beruntung adalah manusia yang hari ini lebih baik daripada hari kemarin, sedangkan manusia yang merugi bila hari ini lebih buruk dari hari kemarin. Bercermin dari nasihat ini, aku ingin terus memperbaikki diri dari waktu ke waktu. Selain meningkatkan kuantitas tulisan di blog aku juga ingin meningkatkan kualitas tulisanku. Hal ini dapat terasah dengan beberapa kali mengikuti program one day one posting, lomba blog atau diminta mempromosikan sebuah produk. Menjadi penulis bukanlah suatu bakat namun sebuah proses. Kualitas tulisan akan meningkat jika semakin giat menulis dan banyak membaca sebagai bahan referensi tulisan.

Sebagai blogger, konsisten menulis agar blog tidak menjadi sarang laba-laba itu penting. Namun jauh lebih penting ketika menyandang sebagai sebagai seorang blogger muslimah. Sebagai umat Islam, tentu saja aku bangga menunjukkan identitas sebagai seorang muslim. Nah, ketika muslimah sudah memutuskan untuk “nyemplung” ke dunia maya dan sebagai blogger, maka ini 3 hal yang menurutku penting banget untuk diperhatikan.

Pertama, tulislah ilmu agama yang dimilikki walaupun masih sedikit. Kita menulis di blog sama saja dengan menyampaikannya untuk orang lain. Hal ini seperti yang disampaikan dalam HR. Bukhari bahwa Rasulullah SAW bersabda “sampaikanlah walau satu ayat”. Sungguh sayang kan, jika sebagai seorang muslim memiliki ilmu tapi hanya dipendam sendiri. Tulis saja di blog agar dibaca dan dapat bermanfaat bagi para pembaca. Kita mengerti ilmu parenting dalam Islam, maka tulislah. Bukan berarti sudah menjadi orang tua yang baik dan benar dan anak-anak kita pasti anak-anak penurut disegala kondisi, aktif dan cerdas. Namun menyampaikan hal yang diketahui dapat menjadikan nilai ibadah.

Kedua, sampaikanlah kebenaran. Sekarang ini banyak media terutama media online yang banyak menulis berita bohong. Bukan hanya bicara masalah politik tentang propaganda ataupun berita yang sudah dimanipulasi, namun benar adanya banyak hoax yang bertebaran di dunia maya. Sebagai seorang blogger muslimah, aku dan juga teman-teman yang lain diharapkan menulis hal-hal yang jujur dan yang dipastikannya kebenarannya.

Ketiga, tulislah dengan hanya mengaharapkan ridho Illahi. Dengan demikian , kita akan dapat menulis dengan hati bersih sehingga apa yang akan disampaikan lewat tulisan mempunyai nilai dakwah. Bukankan suatu kebanggaan tersendiri dan sebuah kebahagiaan jika apa yang blogger muslimah lakukan bernilai ibadah yang dapat membawa perubahan. Pembaca menjadi memiliki akhlak baik bahkan menjadi peradaban yang lebih baik.
Aamiin.

Semoga bermanfaat.
#PostinganTematik
#BloggerMuslimahIndonesia

Tulisan ini diikutsertakan dalam program Tematik Blogger Muslimah Indonesia November 2017