Sabtu, 28 Desember 2013

Klub Baca "Ibu Ibu Gemar Baca (IIGB)" #ArisanBuku #2




http://gagasmedia.tumblr.com/post/71392565026/arisan-buku-gagasmedia-bukune


Klub Baca Ibu-Ibu Gemar Baca (IIGB)

Pada awalnya kami sering berkumpul dan mempunyai komunitas dengan nama lain dan yang berhubungan dengan tumbuh kembang serta kesehatan anak. Beberapa kali berkumpul dan melakukan kopdar (kopi darat) ternyata kami mempunyai minat yang sama yaitu senang membaca. Membaca bagi kami para emak mempunyai banyak manfaat yaitu sebagai me-time yang murah meriah. Setelah seharian mengurus anak-anak dan rumah, maka dengan membaca akan sedikit mengurangi penat dan lelah. Membaca juga dapat menjadikan bahan diskusi dengan pasangan atau dongeng sebelum tidur bagi anak-anak.  Selain itu membaca juga dapat menumbuhkan semangat dan membuka jendela informasi dunia. Beberapa dari kami mempunyai hobi membaca dengan berbagai genre yang berbeda, tetapi semua bermuara pada hal yang sama yaitu BUKU.

Beberapa buku yang menjadi koleksi pribadi saya
 

Lalu mulai bulan Juni 2013 kami mempunyai inisiatif untuk membuat komunitas baru dengan nama IIGB. Kegiatan awal yang kami lakukan adalah  kopdar, dengan masing-masing anggota membawa buku yang dimiliki untu saling dipinjamkan kepada anggota yang lain. Beberapa anggota juga senang menghadiri seminar atau talkshow yang mendatangkan penulis favorit kami diantaranya Boim Lebon dan Tere Liye.
 



 
(Anggota IIGB dengan penulis Tere Liye) 
 
Anggota IIGB terdiri dari dari perempuan yang suka membaca. Bukan hanya dari ibu rumah tangga saja, tetapi juga ibu bekerja yang selalu menyempatkan diri untuk membaca. Ada yang sebagai staf pengajar di SMA Negeri dan perguruan tinggi serta ada juga anggota yang membuka usaha persewaan peralatan bayi dan balita. Dari berbagai profesi tersebut, gemar baca adalah hal yang dapat menyatukan kami.
Inilah Nama anggota Ibu Ibu Gemar baca
1. Hapsari Adiningrum
2. Sari Kusumaningrum
3. Esti Sulistyawan
4. Tiza Evalina
5. Dinar Anatasari
6. Ike Yuana


 (Asyiknya kumpul, diskusi dan membahas buku dengan para anggota IIGB)

Membaca info dari fans page Gagas Media tentang #Arisan Buku benar-benar menarik perhatian klub baca IIGB. Kami tertarik untuk mengikutinya dan akan berkomitmen melakukan pertemuan minimal sebulan sekali untuk membahas satu buku.

Kami berharap klub baca IIGB mendapat kesempatan untuk mengikuti #ArisanBuku yang diadakan oleh Gagas Media J aamiin * berdoa kenceng

 NB :
Foto : koleksi pribadi

Selasa, 17 Desember 2013

Tak ada Yang Berubah


Tak Ada Yang Berubah

 

Tak ada yang berubah

Sepenggal kalimat yang kuingat

Tentang arti persahabatan

Antara kau dan aku

 

Tak ada yang berubah

Bahkan ketika aku salah arah

Meluapkan segala amarah

Membuatmu terluka dan marah

 

Tak ada yang berubah

Kau masih tetap ada disana

Tersenyum dan menerimaku

Dengan sejuta kebaikkan yang kau miliki

 

Tak ada yang berubah

Walau dalam diam tanpa kata

Kenanganku tentangmu takkan berubah

Sahabat yang membuatku jadi dewasa

 

Meteseh, 11-2013 from 2005

Gentle Birth


Beberapa tahun terakhir, saya menemukan istilah water birth yang biasa digunakan untuk persalinan. Ya, water birth booming dan menjadi trend di kota-kota besar dan rumah sakit berkelas. Water birth menjanjikan persalinan minim rasa nyeri dan lebih rileks. Water birth adalah metode melahirkan di kolam dalam air. Air yang digunakan air hangat yang mendekati suhu air ketuban. Oleh karena saat bayi keluar saat persalinan normal, bayi akan meluncur ke dalam air hangat di kolam sehingga tetap merasa nyaman seperti di dalam rahim. Air hangat juga membuat ibu merasa rileks.

Biaya untuk persalinan secara water birth lebih rendah dari operasi caesar, tetapi lebih tinggi dari persalinan normal. Mengingat alat yang digunakan seperti kolam dan air hangat serta bidan atau dokter spesialis kandungan yang siaga di dalam air menangkap bayi yang baru saja di lahirkan. Water birth “menjanjikan” persalinan dengan nyaman, rileks dan membuat bayi tidak “trauma” karena dari ruang berair (rahim yang berisi air ketuban), bayi keluar di dalam kolam dengan air hangat. Hal ini juga tidak membahayakan bayi karena sesaat setelah dilahirkan bayi akan diangkat dan dikeringkan.

Sekitar akhir tahun 2010 dan awal tahun 2011, saya mendengar istilah baru yaitu gentle birth. Bermula dari sebuah grup di sosial media yang mempunyai nama Gentle birth. Gentle Birth mempunyai arti proses persalinan yan alami, lembut, minim intervensi (campur tangan ) medis dan mempercayakan sepenuhnya proses kehamilan dan persalinan pada tubuh ibu dan bayi dalam kandungan. Saya pernah melakukan proses pencarian di you tube dengan kata kunci Gentle Birth, maka akan menampilkan sebuah video sebuah kebun atau hutam, dimana ibu tampak akan melahirkan tanpa di dampingi seorangpun termasuk tidak ada tenaga medis. Yang menjadi perhatian saya adalah ekspresi wajah ibu yang menunjukkan tidak ada rasa sakit. Wajahnya nampak sangat tenang dan gerakannya mengikuti naluri untuk mengejan. Posisi melahirkannya dengan cara setengah jongkok .  Posisi jongkok diyakini merupakan salah satu posisi yang paling tepat untuk melahirkan. Karena dengan jongkok bayi yang keluar sesuai dengan gaya gravitasi bumi yaitu turun ke bawah. Selain setengah  jongkok ada lagi yaitu posisi duduk, dengan cara bersandar pada suami atau orang yang akan membantu persalinan.
 
 
Kehidupan baru bayi dimulai dari saat dia dilahirkan. Dengan persalinan yang lembut, bayi yang di lahirkan tentukan akan minim dengan trauma. Proses kelahiran juga akan berpengaruh dengan kehidupannya kelak. Persalinan yang tenang dan lembut, dapat menjadikan bayi lebih mudah diajak komunikasi, menurut, tidur lebih tenang dan nyenyak dan mempunyai tumbuh kembang yang baik.  Persalinan di mana ibu merasa cemas dan ketakutan serta ada “paksaan” saat mengeluarkan bayi sehingga menimbulkan rasa trauma pada bayi dapat menjadikan bayi gampang rewel, pola tidur tidak teratur dan berpengaruh terhadap tumbuh kembangnya.

Ibu yang sedang hamil diharapkan banyak membaca, belajar dan berkomunikasi dengan bayi yang ada dalam kandungan. Dengan itu semua, mereka akan dapat mengenali  tanda-tanda yang diberikan bayi atau tubuh mereka sendiri. Ibu yang memberdayakan diri mereka sendiri akan menjadi lebih tenang dan lebih percaya diri saat persalinan nantinya. Dengan lebih tenang dan percaya diri tentunya tidak ada teriakan dan tangisan keras saat persalinan. Karena ibu akan menyambut buah hatinya dengan senyuman dan air mata bahagia.

Keluhan Selama Hamil


Hamil adalah hal yang menyenangkan dan membahagiakan, karena akan hadir bayi mungil sebagai  keluarga baru. Kehadiranya dinantikan selama 9 bulan dan selama itu ibu hamil akan mengalami berbagai macam perubahan baik perubahan secara fisik maupun emosi. Perubahan tersebut karena pengaruh hormon selama kehamilan.

TRIMESTER AWAL (0-14 MINGGU)

·         Haid berhenti dan payudaran akan terasa sakit. Ibu hamil dapat menggunakan bra yang lebih besar dari ukuran sebelum hamil agar merasa nyaman dan payudara tidak sakit.

·         Perubahan suasana hati yang tidak menentu. Ibu hamil dapat berbagi dengan sesama ibu atau orang-orang di sekitar.

·         Merasa tidak bergairah, merasa cepat lelah dan mengantuk. Hal itu adalah normal, maka ibu hamil disarankan lebih banyak istirahat dan hentikan kegiatan bila merasa lelah.

·         Lebih sering buang air kecil. Pembesaran ukuran rahim akan menekan kandung kemih maka jangan tunda bila ingin bak, menahan bak dapat menyebabkan infeksi saluran kencing

·         Mual dan muntah di pagi hari atau dapat juga sepanjang hari. Sediakan makanan ringan saat ibu bangun tidur dan sebelum beranjak dari tempat tidur. Makan dalam jumlah sedikit namun sering dapat meringankan gejala mual muntah

·         Meningkatnya lendir vagina. Ibu hamil akan merasa lebih sering keputihan dan lebih banyak. Hal ini karena pengaruh hormon, maka jaga kebersihan di daerah organ intim dengan mengeringkan setelah bak dan pakai celana dalam dari bahan katun.

·         Pusing ringan. Banyaklah istirahat dan lakukan olah raga ringan untuk mengindari pusing.

 TRIMESTER KEDUA (15-27 MINGGU)

·         Gusi merah dan meradang. Jaga kebersihan mulut. Gosok gigi secara teratur.

·         Hidung tersumbat dan mimisan. Jangan panik bila tiba-tiba keluar darah dari hidung (mimisan). Langkah pertama, ibu dapat menyiapan air panas dan hirup uapnya untuk menghentikan mimisan.

·         Konstipasi atau sembelit. Untuk menghindarinya minum air 8 gelas sehari dan banyak makan sayur-sayuran dan buah-buahan yang tinggi serat.

·         Selangkangan terasa sakit. Cara mengatasinya ; jangan buka kaki lebar-lebar dan jangan mendorong benda menggunakan kaki.

·         Sedikit bengkak pada pergelangan kaki,tangan dan wajah (edema). Cara mengatasinya dengan menaikkan kaki saat tidur atau saat istirahat, berbaring pada sisi kiri, hindari menggunakan pakaian atau asesoris yang ketat dan melakukan olah  raga ringan secara teratur.

·         Punggung bawah sakit. Untuk mengatasinya duduk bersandar lurus jika memungkinkan, jangan mengangkat benda-benda berat dan lakukan olah raga secara teratur.

·         Penggelapan kulit, terjadi karena pigmentasi pada daerah tertentu seperti wajah dan leher. Hal ini membuat seperti daki dan ibu menjadi risih. Penggelapan kulit ini akan menghilang saat sesudah kelahiran. Ibu hamil dapat menggunakan kosmetik yang aman untuk menyamarkan perbedaan warna kulit.


 Hamil Barra (anak ke dua), usia kandungan 6 bulan tetap beraktifitas dan bersemangat ^.^ ( foto dokumen pribadi)

TRIMESTER KETIGA (28-40 MINGGU)

·         Strech Mark. Muncul garis-garis halus berwarna putih kemerahan , kehitaman pada perut, paha dan payudara. Hal ini terjadi karena kulit mengalami peregangan yang luar biasa selama kehamilan.Kenaikkan berat badan selama hamil dan membersarnya bagian tubuh tertentu menjadi sebab strch mark. Untuk mencegahnya ibu dapat menggunakan lotion khusus untuk strech mark yang aman bagi janin

·         Perasaan ragu-ragu atau takut tentang persalinan nanti yang akan dihadapi. Bergabung dengan komunitas ibu hamil dapat menenangkan perasaan. Ibu akan mendapat dukungan dan semangat positif. Bicarakan juga dengan suami dan keluarga. Perbanyak berdoa, memohon agar diberikan kemudahan dan kesehatan serta keselamatan saat persalinan nanti

·         Kram otot. Cara mengatasinya ; hindari kelelahan saat melakukan kegiatan, lakukan olah raga ringan secara teratur.

·         Dada perih dan terasa sesak karena ukuran bayi yang semakin besar. Untuk mengatasinya ; hindari pakaian ketat, makan dalam porsi sedikit namun sering, jangan langsung tidur sesudah makan, hindari makan gorengan dan pedas dan posisi kepala dan bahu lebih tinggi saat ibu beristirahat.

·         Susah tidur. Bayi yang ukuran besar jika bergerak akan membuat ibu merasa tidak  nyaman dan susah tidur, maka carilah waktu kapan anda dapat istirahat dengan baik. Ibu dapat juga melakukan relaksasi dan mendengarkan musik yang menenangkan.

·         Kontraksi palsu atau Braxton Hicks. Ibu hamil akan mengalami kontraksi yang tidak teratur dan hilang bila ibu tidur atau istirahat. Hal ini wajar karena untuk persiapan persalinan. Ibu dapat menyiapkan segala perlengkapan ibu dan bayi dalam satu tas, apabila kontraksi datang maka ibu dapat segera menuju ke bidan atau rumah sakit.


Daftar Pustaka

Dr. Suwignyo Siswosuharjo, Sp.OG., Mkes dan Fitria Chakrawati, S.Sos.,MM Panduan Super Lengkap Hamil Sehat, Penebar Plus, Depok, 2011

Ira Puspitorini, Intisari lengkap Kebidanan dan Keperawatan Panduan Cerdas Kehamilan dan Perawatan bayi, New Diglossia, Yogyakarta, 2011

Nutrisi Ibu Hamil


Saat hamil, kita sering mendengar nasehat yang “salah kaprah” yaitu makannya harus banyak, harus dua kali lipat karena yang makan bukan hanya ibu tapi juga janin yang diperut. Padahal makanan yang berlebihan tidak baik bagi ibu hamil. Makanan yang berlebihan justru akan memicu obesitas pada ibu hamil. Ibu hamil disarankan mengalami kenaikkan berat badan selama sembilan bulan kehamilannya sebanyak 11-13 kg. Lalu bagaimanakah makanan yang baik yang dikonsumsi oleh ibu hamil? Ibu hamil sebaiknya memperhatikan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh, nutrisi tersebut cukup untuk kebutuhan ibu sendiri serta cukup untuk pertumbuhan janin, plasenta, ketuban dan persiapan menyusui nantinya. Sebagai panduan, setiap hari ibu hamil harus mengkonsumsi makanan-makanan yang mengandung zat-zat berikut.

KARBOHIDRAT DAN LEMAK

Ibu hamil memerlukan tambahan sekitar 300 kalori karbohidrat dan lemak setiap harinya. Jika tidak hamil memerlukan sekitar 2800-3000 kalori per hari, maka ibu hamil memerlukan 15% kalori lebih banyak. Karbohidrat yang sering dikonsumsi sehari-hari berupa nasi atau dapat juga pengganti nasi seperti mi, roti, kentang, jagung, gandum dan terigu.

Lemak dapat diperoleh diperoleh dari lemak nabati maupun lemak hewani. Lemak nabati  seperti minyak sayur, minyak kelapa, margarine atau minyak zaitun. Adapun lemak hewani dapat diperoleh dari keju, susu dan mentega.
 
Salah satu menu kesukaan saya Steak tempe, sudah lengkap ada karbohidrat, protein nabati dan hewani serta sayuran... so yummmyy ^.^


 

PROTEIN

Sumber protein juga dibagi menjadi dua yaitu protein nabati dan protein hewani. Protein nabati dapat diperoleh dari tahu dan tempe yang berasal dari kedelai. Sumber protein hewani dari daging sapi, daging ayam, ikan laut atau ikan tawar, susu, keju dan telur. Kebutuhan protein ibu hamil sekitar 8 gram per hari dan sebagian besar kurang lebihnya 70% digunakan untuk perkembangan janin.

VITAMIN DAN MINERAL

Vitamin dan mineral berfungsi agar metabolisme tubuh dan perlindungan dari serangan penyakit berjalan lancar. Ibu hamil membutuhkan kurang lebih 1.200 mg kalsium selama kehamilan untuk pertumbuhan tulang dan gigi janin yang dikandungnya.

Pada awal kehamilan, ibu disarankan memperbanyak konsumsi asam folat. Sumber asam folat diperoleh dari bahan makanan seperti gandum, sayuran hijau, kacang-kacangan, buah-buahan dan hati sapi. Asam folat dalam bahan makanan cepat rusak apabila disimpan terlalu lama dan dimasak terlalu panas. Maka biasanya saat pemeriksaan kehamilan di usia sampai kurang lebih 14 minggu, ibu akan mendapatkan tablet asam folat yang lebih mudah untuk dikonsumsi dan untuk perlindungan otat janin.

Ibu hamil juga disarankan mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak zat besi seperti daging merah, sayuran dan gandum. Zat besi ini berfungsi untuk pertumbuhan janin dan pembentukan sel darah merah.

Selain zat-zat nutrisi yang perlu diperhatikan, ibu hamil juga disarankan untuk ;

·         Menghindari makanan yang mengandung pengawet, makanan instan dan junk food dan alkohol

·         Mengindari makan daging mentah atau setengah matang, sebaiknya sayuran di cuci bersih dengan air mengalir untuk menghindari bakteri salmonella dan toksoplasma

·         Minum air setidaknya 8 gelas sehari

·         Perbanyak makan sayuran dan buah-buahan, agar tidak kesulitan saat buang air besar

·         Jika ibu hamil merasa mual karena morning sickness, sebaiknya makan sedikit-sedikit namun sering

·         Kopi dan teh diperbolehkan maksimal 1-2 gelas per hari

·         Jaga kebersihan alat makan, kebersihan dapur dan selalu cuci tangan sebelum makan

·         Hindari makanan asin dengan kadar garam tinggi karena menyebabkan ibu akan mengalami hipertensi yang akan berakibat pre eklamsia/eklamsia

 
Foto : dokumen pribadi
Daftar Pustaka

Dr. Suwignyo Siswosuharjo, Sp.OG., Mkes dan Fitria Chakrawati, S.Sos.,MM Panduan Super Lengkap Hamil Sehat, Penebar Plus, Depok, 2011

Ira Puspitorini, Intisari lengkap Kebidanan dan Keperawatan Panduan Cerdas Kehamilan dan Perawatan bayi, New Diglossia, Yogyakarta, 2011

Aku Hamil!, Saatnya Menyapih Barra


Keajaiban adalah menemukan seorang bayi tumbuh di dalam tubuhku.

Hal yang tidak terduga adalah ketika aku mendapati strip merah dua pada tespack pagi ini. Bagaimana tidak terkejut?, karena jika aku hamil ini adalah kehamilanku yang ke enam kali. Saat itu aku masih menyusui Barra Ramadhan Riyansa, putra keduaku yang berumur 2 tahun 1 bulan. Sebelumnya aku pernah hamil dan mengalami keguguran, saat aku hamil di usia Barra menginjak satu tahun. Cerita aku pernah keguguran ada disini. Aku tidak pernah menyangka aku akan hamil lagi secepat ini. Karena kehamilan anak ketiga kami rencanakan setelah Barra akan duduk di bangku taman kanak-kanak. Ternyata manusia memang hanya dapat merencanakan dan Tuhan yang menentukan segalanya. Hamil di saat menyusui tentunya akan banyak hal yang perlu jadi perhatian. Dokter kandungan saya menyarankan saya untuk mulai mengurangi dan kemudian menghentikan proses menyusui. Boleh-boleh ibu hamil masih menyusui dengan cara ;

·         Tidak pernah melahirkan secara prematur

·         Tidak pernah mengalami keguguran

·         Apabila terjadi kontraksi atau pendarahan maka segera menghentikan menyusui.

 




Barra umur setahun
 
 

Saat kehamilanku berusia 6 minggu, Barra masih menyusu dan banyak saran yang aku terima untuk menyapihnya secara “ instan”. Cara menyapih yang cepat adalah dengan membuat anak takut saat melihat atau mendekati payudara ibu. Bisa dengan cara mengoleskan bahan-bahan yang pahit seperti temulawak, minyak jintan hitam atau dengan cara mengolesi payudara ibu dengan lipstik. Cara yang lebih “sadis” yang pernah saya terima adalah dengan menempelkan isolasi atau plester pada putin payudara sehingga anak akan kesulitan dan akhirnya menyerah untuk menyusu. Semua cara saya tolak mentah-mentah karena saya ingin menyapih anak saya dengan penuh rasa cinta seperti pada saat saya menyusuinya dulu dengan penuh cinta. Maka saya berusaha untuk mengkomunikasikan hal ini pada Barra. Saya ajak di bicara “ Barra sekarang sudah besar, sudah tidak nenen lagi ya, kalau haus minum air di gelas”. Cara ini harus saya lakukan secara terus menerus sampai dia paham dan berhenti menyusu.


Saat menyusui peran ayah (suami) sangat berarti. Saat menyusui saya berbagi tugas dengan suami. Suami menjalankan tugasnya sebagai seorang ayah asi dengan memandikan Barra, menyuapi, mengajak jalan-jalan setelah mandi dan bermain. Saat proses menyapih Barra, saya dan suami juga berbagi tugas. Suami mempunyai peran saat Barra bangun tengah malam dan sedikit rewel karena ingin menyusu, maka ayahnya akan menggendong, memberinya air di digelas dan kembali menindurkan Barra. Proses menyapih dengan penuh cinta ini lebih indah daripada dengan cara instan .

 Sekarang di usia kehamilan 15 minggu, Barra sudah mau berhenti menyusu tanpa dia merasa takut atau cemas karena tidak ada yang memaksa dia.

Senin, 09 Desember 2013

Menuju Sehat Milik Semua Rakyat Indonesia

Tetap sehat murah harganya, menjadi sehat mahal harganya. Istilah tersebut memang benar apa adanya. Karena untuk tetap sehat, “hanya” dibutuhkan pola makan yang baik, istirahat teratur dan olah raga. Sedangkan untuk menjadi sehat ( dari sakit jadi sehat) tentu dibutuhkan lebih banyak hal. Seperti ; kunjungan ke dokter (bisa rawat inap atau rawat jalan), konsumsi obat dan atau suplemen atau vitamin bila diperlukan. Biaya dokter spesialis tentunya lebih mahal daripada dokter umum, karena keahliannya dan juga ketrampilan yang dimiliki berbeda. Belum lagi berbagai macam obat-obatan yang mendukung kesembuhan perlu di konsumsi selama beberapa hari sesuai dengan anjuran dokter. Obat dengan logo generik harganya lebih terjangkau, akan tetapi beberapa kali periksa, dokter “lebih suka” memberikan obat non generik, kecuali bila pasien tidak lupa untuk meminta resep dengan obat generik. Tapi pasien (contohnya saya sendiri) selalu lupa minta obat generik.
 
Menjadi sehat mahal harganya. Mahal dan tidak terjangkau adalah keluhan masyarakat miskin yang ingin berobat. Maka tidak heran bila pengobatan alternatif di negeri ini tumbuh subur seperti jamur di musim hujan. Pengobatan alternatif yang rasional atau bahkan mistis dan tidak masuk akal akan ramai dikunjungi masyarakat yang ingin mencari kesembuhan. Praktik perdukunan di daerah terpencil maupun di kota besar tetap ada walaupun dkemas dengan cara yang lebih Islami, seperti memakai nama Kyai, Tabib, Habib dan Ustad. Hal ini tentu saja sangat memprihatinkan sekali, karena hanya demi kesehatan, masyarakat rela menggadaikan aqidah mereka.
Alhamdulillah, sejak berkiprah pada tahun 2001, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa turut andil memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat dhuafa. Selama 12 tahun telah tercatat 25.000 kepala keluarga yang telah terdaftar untuk mendapatkan haknya. LKC Dompet Dhuafa menggunakan dana zakat, Infaq, Sedekah dan Waqaf (ZISWaf) dan kerjasama dengan berbagai perusahaan melalui program CSR untuk memberikan layanan kesehatan yang Ramah, Amanah dan Profesional.
Kenapa biaya kesehatan bisa mahal? Pemerintah dituding tidak peduli dengan pembangunan bidang kesehatan. Alokasi anggaran pemerintah untuk kesehatan hanya 2,1% dari APBN. Presentase ini sama dengan tahun 2012. Lantaran akan menggelar Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada tahun 2014. Alokasi anggaran pada tahun ini meningkat menjadi 44,8 miliar atau 2,4% dari APBN ( Metrotv.news 13 Oktober 2013). Tentu saja jumlah anggaran ini sangat sedikit dibandingkan dengan anggaran pada tahun 2013 untuk kementrian Agama sebesar Rp 41,73 Triliun, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Rp66 trilun bahkan kementrian Pertahanan alokasi belanjanya mencapai 77,27 triliun ( Viva.co.id 10 Desember 2013). Wow sangat besar sekali perbandingannya. Padahal kesehatan masyarakat Indonesia sangat penting untuk pembangunan di bidang lainnya.
Harapan saya dengan menulis ini, banyak penggiat blog yang menyuarakan pendapatnya agar anggaran untuk kesehatan dapat ditingkatkan lagi. Semakin besar anggaran kesehatan untuk rakyat maka semakin mudah seluruh rakyat terutama rakyat miskin mendapatkan fasilitas kesehatan yang memadai dan mudah di akses. Semoga pemerintah dapat meningkatkan anggaran kesehatan dalam APBN di tahun 2014 dan tahun-tahun yang akan datang.
 
Oiya, Belum lama ini Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengeluarkan pernyataan kontroversional yaitu terkait dengan label halal / haram untuk obat dan vaksinasi. Menteri Kesehatan meminta agar obat diperlakukan tidak sama dengan makanan dan minuman, karena proses pembuatan obat bersinggungan dengan lemak babi. Pernyataan ini tentu saja mengejutkan seluruh masyarakat terutama umat muslim. Karena bagi muslim sangat jelas sekali hukumnya yaitu dosa apabila memakan barang haram. Lalu bagaimana bila kita sakit dan ingin sembuh? Apa yang harus kita makan dan apa yang kita lakukan. Menurut pendapat saya,di Indonesia sangat banyak sekali aneka jenis tanaman obat. Dari bahan yang sangat mudah di dapat di sekitar rumah seperti bawang merah dan bawang putih. Bawang putih mengandung anti bakteri, antioksidan, anti radang dan dapat mencegah kanker . Itu baru sebatas bawang putih saja belum aneka jenis tanaman herbal yang lainnya. kalau saya jika sakit ringan seperti flu, batuk atau pilek cukup dengan minum madu dan istirahat yang cukup. Khasiat madu sudah disebutkan dalam Al Quran Surat An Nahl ayat 69 “ Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda kebersaran Tuhan bagi orang-orang yang memikirkannya. Subhanallah...
Harapan saya yang lain akan ada penelitian lebih lanjut tentang tanaman herbal yang dapat digunakan untuk pengobatan dengan dosis yang tepat. Selama ini pengobatan alternatif dengan tanaman herbal belum digunakan oleh kalangan medis karena belum ada penelitian jadi belum bisa digunakan seberapa tepat takaran yang sesuai untuk suatu jenis penyakit. Tanaman herbal yang tersebar di seluruh daerah ini tentunya akan menjadi obat yang murah dan minim efek samping. 
Selamat Milad LKC Dompet Dhuafa yang ke-12 dan Selamat Hari Kesehatan Nasional yang jatuh pada tanggal 12 november ,  semoga sehat milik semua dapat segera terwujud nyata.
 


Artikel MenujuSehat milik semua Rakyat Indonesia ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Sehat Milik Semua.
 

Rabu, 04 Desember 2013

Kakakku Sayang



Cerpen Anak ini di muat di Majalah Ummi Rubrik Permata edisi bulan oktober 2013
Pagi ini begitu aku bangun tidur, kudengar suara gaduh dari kamar sebelah,beberapa barang jatuh seperti habis dilempar. Aku juga mendengar suara kakakku menangis. Aku kemudian menuju kamar kamar kakak yang tepat disebelah kanan kamarku. Pintunya setengah terbuka, kuintip dan kulihat Ibu sedang membereskan barang-barang yang berserakan. Ada buku tulis yang sudah sobek bagian sampulnya, pensil warna yang berhamburan dari wadahnya dan mainan puzzle angka milik kakak juga berserakan di lantai. Lalu kulihat ibu pelan-pelan menghampiri kakak dan memeluknya. Sambil berkata penuh kelembutan, bertanya kenapa kakak marah pagi ini. Aku melihat ini semua dengan penuh rasa sebal. Kenapa sih, ibu sayang banget sama kakak, ibu lebih memanjakan kakak. Aku saja setelah bermain bisa membereskan mainanku sendiri. Ibu juga lebih perhatian sama kakak. Tak terasa mataku memerah lalu mulai menangis. Menangis karena cemburu. Bergegas aku kembali ke kamar, aku tidak ingin ibu melihat aku menangis kemudian aku bersiap-siap untuk berangkat sekolah
***



Tetttt...Tetttt...Tettt bel panjang SD Ar Ridho berbunyi menandakan jam pelajaran telah usai. Tepat jam 12.30 Wib, untuk siswa kelas 4-6 waktunya pulang. Begitu juga dengan aku yang duduk di kelas 4. Bergegas kubereskan buku-buku dan dan alat tulisku. Kirana, temanku sebangku berkata " Keisya, hari ini aku mau main kerumahmu ya. Aku sudah minta ijin mamahku" Aku terdiam. Main ke rumah, lalu bagaimana nanti kalo Kirana tahu tentang kakakku yang... "Hei, ditanyain kok malah melamun" Kirana menepuk pipiku pelan. Aku gugup. Bingung harus jawab apa. " Gimana boleh tidak aku main ke rumahmu?" tanyanya sekali lagi. Aku menggeleng pelan "maaf ya,mungkin lain hari" Kulihat raut muka Kirana menampakkan kekecewaan. Maafkan aku ya sahabat...
Sesampainya dirumah, kulihat ibu sedang menata meja makan. " Assalamualaikum Bu" kusapa lalu kucium tangan ibu. "Wa'alaikumsalam" jawab ibu sambil mencium pipiku. " Ganti baju, shalat lalu makan siang bareng ibu ya Nak" Aku hanya mengangguk. Setelah selesai ganti baju, shalat aku menyusul ibu ke meja makan. Ibu sudah mengambilkan nasi, sop brokoli dan paha ayam untukku. "Gimana tadi pelajaran di sekolah, Nak?" tanya ibu. Aku hanya menjawab singkat "baik bu". Selama makan aku lebih banyak diam. Lalu kudengar pintu kamar kakak terbuka dan kulihat kakak keluar sambil mulut menguap lebar. Ibu bergegas berdiri dan berjalan ke arah kakak. "Eehh, sudah bangun ya...sudah pipis belum? Sana pipis dulu, kalo gak nanti kakak ngompol" ibu berkata sambil menuntun kakak ke kamar mandi. Setelah kakak keluar dari kamar mandi mereka menuju ke arahku, ibu dan kakak duduk di meja makan berhadapan denganku. "Kakak makan ya, tadi pulang therapi, kakak kecapekkan langsung tidur". Ibu mengambil lagi sebuah piring dan mengisinya dengan nasi,sop brokoli dan sayap ayam lalu diletakkan di hadapan kakak. " Ayo kakak makan ya". "MA-KAN". "KA-KAK MA-KAN". "MA-KAN SOP BRO-KO-LI" kata ibu kepada kakak. Kata itu ibu ulang-ulang terus selama kakak makan. Setelah selesai makan, akupun berdiri "Keisya sudah kenyang, sekarang ngantuk dan mau tidur bu" . Ibu tersenyum dan mengangguk. Sambil menuju kamar aku masih mendengar ibu berkata pada kakak "MA-KAN". "MA-KAN SOP BRO-KO-LI". Sampai di kamar aku nggak bisa tidur. Masih teringat permintaan sahabatku Kirana. Tadi siang bukanlah permintaannya yang pertama untuk main ke rumahku. Tapi aku selalu menolak dengan alasan yang kubuat sendiri. Dia teman yang baik, aku tidak mau kehilangan teman sebaik Kirana hanya karena tahu bahwa kakak sahabatnya seorang penyandang autis. Diumurnya yang sudah 12 tahun, kakak belum bicara secara lancar,dia kadang tidak menjawab saat ada orang mengajaknya bicara,terkesan cuek. Kadang kakak juga masih mengompol. Suka marah tanpa alasan yang dapat kumengerti. Kakakku jika diajak main keluar suka masuk rumah orang tanpa permisi hanya sekedar melihat kipas angin yang berputar yang terpasang di dinding. Kakakku suka digangguin anak kecil bahkan pernah aku mendengar ada anak TK di komplek perumahan menyebut kakakku gila. Ketika aku mengadukan hal tersebut kepada ibu, ibu berkata " kakak itu beda, kakak anak spesial. Kakak adalah penyandang ASD (Autis Spektrum Syndrome). Tiba-tiba aku merasa kasihan dengan kakak tapi juga merasa sebal dengan segala kekurangan kakak. Semuanya campur aduk di hati yang akhirnya membuatku lelah dan tertidur.


***     


Jam 15.30 wib aku terbangun dari tidur siangku. Setelah mandi, shalat Asar akupun duduk di meja belajarku. Kubuka dan kubaca kembali pelajaran tadi siang di sekolahan. Lalu kudengar adzan Maqrib berkumandang. Aku mengambil mukena dan keluar kamar. Kebiasaan di keluargaku adalah shalat Maqrib dan Isya berjamaah di Mushola kecil di rumah kami. Kulihat ayah sudah siap dengan sarung dan peci putihnya. " Assalamualaikum ayah" sapaku sambil mencium tangan ayah. "Wa'alaikumsalam Keisya sayang putri ayah yang cantik" goda ayah. Aku tersenyum. "Maaf ya ayah tadi ketika ayah pulang, Keisya tidak keluar kamar. Masih belajar, nanggung kurang dikit yah" kataku pada ayah. " Nggak papa sayang, nanti setelah makan malam, ayah mau bicara ya Nak" jawab ayah. Aku mengangguk. Ada apa ya, tumben ayah serius sekali, pikirku. Lalu kulihat kakak dan ibu sudah menggelar sajadah. Kamipun shalat Maqrib berjamaah.

Saat makan malam tiba, Ibu sudah menyiapkannya. Menu kali ini adalah favoritku. Nasi goreng special telur dan ayam buatan ibu paling enak. Ibu kali ini lebih banyak bercerita pada ayah. Kakak makan sendiri,walau masih berceceran nasinya di meja makan. "Alhamdulillah, tadi saat therapi wicara kakak sudah dapat mengucapkan kata baru lho yah" kata Ibu. "Therapis kakak bilang kalau kakak sudah mau bilang kata ; cantik dan terima kasih". "Kakak juga sudah mau mengucapkan salam dan menjawab salam" lanjut ibu yang tampaknya semangat sekali menceritakan perkembangan kakak. " Alhamdulillah" kata ayah sambil tersenyum dan menatap bangga ke arah kakak. Huuh, kakak lagi, kakak lagi yang diperhatikan. Tiba-tiba selera makanku jadi hilang.

Setelah selesai makan, aku duduk disamping ayah di sofa yang terletak di ruang keluarga. Ibu sedang membereskan meja makan. Kakak sedang asyik main dengan laptop ayah. Kebiasaan itu tidak pernah terlewatkan. Pernah suatu ketika ayah lupa membawa laptop pulang ke rumah, kakak mencari laptop di tas ayah sampai semua benda di dalam tas ayah dikeluarkan. Karena tidak menemukan laptop yang dicarinya, kakak marah-marah. Dan ibu yang menenangkan kakak. "Kok melamun Nak" tanya ayah sambil memegang kening dan pipiku. "Kata ibu, tadi Keisya lebih banyak diam. Apa kau sakit?" Aku menggeleng. Rupanya ibu memperhatikan saat makan siang aku lebih banyak diam. "Lalu ada apa Nak?" tanya ayah lebih lanjut. Akupun kemudian menceritakan tentang permintaan sahabatku Kirana untuk main ke rumah dan kekhawatiranku kalo Kirana tahu kakakku penyandang autis dia akan menjauhiku. Ayah memandangiku dengan lembut. Ibu kemudian duduk disampingku sambil mengelus rambutku. Ayah menghela nafas panjang sebelum berkata " Ajaklah Kirana main ke rumah kita. Ayah yakin Kirana akan tetap jadi sahabatmu". "Keisya lihat kakak, kakak mungkin tidak sama seperti anak-anak yang lain tapi kakak tetaplah kakak kandung Keisya". "Keisya tidak boleh malu karena kakak walaupun memiliki kelemahan tapi kakak juga memiliki kehebatan". Memang benar, kakakku sangat jago menggambar. Bahkan beberapa kali kakak memenangkan perlombaan menggambar yang pesertanya bukan hanya untuk anak berkebutuhan khusus saja tapi lomba gambar untuk umum. Ayah melanjutkan perkataannya "Kalau nanti Kirana tanya kenapa kakak seperti ini, Keisya bisa menjelaskan karena Allah sayang sama kakak". "Allah juga sayang dengan keluarga kita, maka Allah menitipkan kakak pada ayah dan ibu". "Allah percaya ayah dan ibu dapat merawat dan mendidik anak seistimewa kakak dan sekaligus membesarkan anak secantik dan sepintar Keisya". Aku mengangguk dan meresapi nasehat ayah. Lalu ibu berkata " Ibu juga minta maaf ya nak kalo akhir-akhir ini perhatian ibu lebih banyak ke kakak". "Kakak menjelang baliqh dan hal ini membuat emosi kakak jadi tidak menentu karena perubahan pada diri kakak". Ibu berkata sambil terus membelai lembut rambutku. "Ibu juga bangga sekali dengan Keisya". "Oh iya Keisya masih selalu mendoakan ayah, ibu dan kakak kan?". Aku terdiam dan menggigit bibir. Sejak tadi siang shalat Zuhur sampai Maqrib aku tidak menyebut nama kakak dalam doaku. Aku pun beristiqhfar... Lalu aku berkata
"Iya bu, mulai besok setelah selesai shalat Keisya akan selalu mendoakan ayah dan ibu agar selalu diberi perlindungan,kesehataan dan kekuatan iman dalam mendidik anak-anaknya". "Keisya juga akan mendoakan kakak semoga kakak selalu sehat,tambah pintar dan bisa mandiri". Ayah dan ibu kompak mengamini doaku sambil keduanya memelukku. Aku berjalan mengampiri kakak yang sedang duduk di karpet. "Kakak sayang" sapaku. Kakak tidak menjawab dia bahkan masih asyik sendiri. Aku memegang dagunya, kuarahkan ke hadapanku sehingga kakak menatapku. Cara ini yang biasa ayah dan ibu lakukan ketika mengajak kakak bicara. Aku mengulang lagi "KEI-SYA SA-YANG KA-KAK. Kakak masih diam kali ini kulihat matanya berbinar dan bibirnya bergerak akan mengatakan sesuatu. "I-ya". jawab kakak singkat. Lalu kakak terdiam. Dia seperti sedang berpikir. "Kakak sayang cantik kes-shaa. Ayah dan ibu yang mendengar kata-kata kakak begitu terkejut dan mereka berseru memuji Asma Allah, ibu tampak bahagia dan terharu. karena ini adalah kalimat panjang dan paling lengkap yang pernah kakak ucapkan. Ayah dan ibu lalu menghampiri kami dan memeluk kami berdua. Kami semua menyayangi kakak, dengan cinta dan kasih sayang dari kami maka suatu saat nanti kakak akan mandiri dan membuat kami bangga. Insya Allah...

 

Guri, Gurita Lincah Sang Penyelamat



Siang yang hangat dan sejuk, ditemani dengan arus laut yang bergerak pelan membuat ketiga sahabat kecil ini asyik bermain. Guri, Nanil dan Akoi duduk melingkar di teras rumah Nanil. Nanil sedang menggambar mobil, sedangkan Guri dan Akoi asyik membaca buru cerita. Sesekali mereka saling bercanda dan tertawa. Tiba-tiba Nanil berdiri dan tampak bingung mencari sesuatu. “ Aduh, pensil warnaku yang hitam dimana ya?” tanya Nanil pada dua sahabatnya. Akoi melihat sekelilingnya dan berusaha ikut mencari. “ Aku kok tidak menemukannya ya, memangnya tadi kau letakkan dimana?” kata Akoi. “Tadi juga masih ada di dekatku” jawab Nanil sambil mengangkat buku gambarnya, berharap menemukan pensil warnanya di bawah buku. Tapi Nanil tidak menemukan apa-apa. Guri masih asyik membaca bukunya dan tak menghiraukan kebingungan sahabatnya. “Guri, apa kau melihat pensil warnaku yang hitam, aku mau mewarnai roda mobil ini” tanya Nanil. “ Tidak” jawab Guri singkat tanpa menoleh. “ Ya sudahlah kalau begitu” kata Nanil sembari membereskan buku dan peralatan tulisnya. Hari beranjak sore, Akoi dan Guri bersiap akan pulang. Saat Guri berdiri, ternyata pensil warna milik Nanil ada di bawah lengannya dan patah jadi dua. Ketiga sahabat itu sama-sama terkejut, apalagi Nanil. Mata Nanil membesar, tampak tak percaya dan bibirnya melengkung ke bawah tanda ia bersedih. Guri juga tidak menyangka ternyata pensil warna yang dicari kedua sahabatnya ada di bawah salah satu lengannya. “ Maafkan aku Nanil, aku sama sekali tidak tahu kalau pensil warna itu ada disini” kata Guri terbata-bata. Nanil hanya diam dan memandang pensil warnanya yang telah patah, benda itu kesayangannya karena hadiah dari ayah. Akoi dan Guri segera pamit pulang karena hari sudah beranjak sore.

 

***

Minggu pagi yang cerah di rumah Akoi, tampak Nanil, Guri dan tentu saja ada Akoi sedang menikmati Bolu buatan ibu Akoi. Kue Bolu di piring ada 8 potong disajikan diatas meja untuk mereka. Guri sangat suka kue bolu. Rasanya yang manis dan lembut benar-benar lezat. Guri sudah memakan dua potong, sementara Nanil dan Akoi masih menikmati bolu pertama mereka yang belum juga habis. “ Hmm, bolu ini benar-benar enak ya” kata Guri dengan mulut penuh dengan kue. Akoi dan Nanil mengangguk-angguk tanda setuju. Guri hampir saja menghabiskan kue keduanya dan lengannya yang panjang sudah bersiap-siap akan mengambil potongan ketiga. Maka kue ketiga sudah berada di mulut Guri dan ia mengunyahnya dengan cepat. Sementara 3 lengannyanya sudah memegang bolu dan antre untuk masuk ke mulutnya. Nanil dan Akoi yang baru saja menghabiskan kue pertama mereka tampak kecewa karena di atas piring sudah tidak ada lagi kue bolu. “ Tadi ada 8 potong kue bolu, aku makan satu dan Nanil juga makan satu” kata Akoi. “ Iya nih, Guri makannya paling banyak, 6 potong!” balas Nanil dengan suara sebal. Guri terbatuk-batuk karena hendak bicara sementara masih ada sisa kue di mulutnya. “ Oh, iya ya, aku mengambil enam potong, kue bolu ini enak sekali” kata Guri sambil nyengir dan mengelus-elus mulutnya yang sudah selesai mengunyah bolu terakhir.

Minggu sore, setelah mandi dan wangi Guri berjalan riang menuju rumah Nanil. Hari ini mereka bertiga akan berkumpul disana dan Guri akan melanjutkan membaca buku cerita milih Nanil yang belum selesai ia baca. Guri sudah berada di di depan pintu. Ia melihat sepatu Akoi di depan pintu. Berarti Akoi sudah datang dan berada didalam rumah, pikir Guri. Ia mengucapkan salam. Tidak ada yang menjawab. Ia lalu mengucapkan salam dengan lebih keras dan masih saja tidak ada jawaban. Ia lalu mengetuk pintu dengan lengannya dan Nanil belum juga keluar untuk membukakan pintu. Guri berdiri beberapa saat di depan pintu. Ia yakin Nanil ada didalam rumah dan ada Akoi disana, tapi mengapa kedua sahabatnya itu tidak mau keluar. Guri akhirnya pulang dengan wajah tertunduk lesu. Sore ini ia hanya akan  menghabiskan waktu di rumahnya saja.

Sementara itu didalam rumah, Nanil dan Akoi yang mengintip dari jendela melihat Guri yang pulang dengan wajah lesu. “ Guri sudah pulang, kasihan dia tidak jadi bermain dengan kita” kata Akoi. “Huh, biar saja” kata Akoi. “ Aku sebal sama Guri, badannya yang besar dan merah itu sudah mematahkan pensil warnaku dan ia juga makannya paling banyak. Lengannya yang banyak itu bikin aku geli kalau dekat dengannya” lanjut Akoi. “Yuk Akoi kita lanjutkan membaca buku di dalam rumah saja” ajak Nanil. Akoi mengangguk.

Beberapa hari kemudian Nanil dan Akoi tampak sedang mengumpulkan rumput laut dekat rumah Akoi. Guri yang kebetulan lewat melihat kedua sahabatnya dan segera menghampiri mereka. “ Hai Nanil, hai Akoi sedang apa kalian” tanya Guri. “ Nanil diam saja dan masih berusaha mengambil rumput laut dengan mulutnya. “Kami sedang mengumpulkan rumput laut untuk membuat agar-agar” jawab Akoi. “ Wah, pasti seru sekali. Aku bantu ya, aku bisa dengan cepat mengumpulkan rumput laut dengan lenganku ini” kata Guri dengan semangat dan dia dengan cekatan sudah meengambil banyak rumput laut dengan lengannya yang berjumlah delapan. “ Tidak perlu” jawab Nanil dengan cepat. “ Kami bisa melakukannya berdua” ujar Nanil lebih lanjut.  Guri tampak kecewa lalu ia meletakkan kembali rumput laut. “ Ayo cepat Akoi, kita pulang ke rumahmu” ajak Nanil. Akoi kelihatan bimbang, ia menatap ke arah Guri dan merasa kasihan. “ Ayo Akoi!” seru Nanil untuk yang kedua kali. Akoi lalu menyusul Nanil dan meninggalkan Guri sendirian. Guri menatap kepergian kedua sahabatnya dengan wajah sedih. Guri sadar sekarang kalau kedua sahabatnya sudah tidak mau main lagi dengannya. Ia memandang tubuhnya yang merah, yang dengan 8 lengan. Walau masih anak-anak, sebagai seekor gurita tetap saja tubuhnya tumbuh dengan lengan yang banyak dibandingkan kedua sahabatnya yang seekor Ikan koi dan Kuda Nil. Guri bersandar di pohon dan memikirkan dirinya yang sekarang sendirian tidak memiliki kawan. Dan Guri pun tertidur di tepi hutan tidak jauh dari rumah Akoi.

Tiba-tiba Guri mendengar teriakan panik kedua sahabatnya. “ Tolong-tolong kami terperangkap!” teriak Akoi. Guri segera berlari menuju arah kedua sahabatnya. Dilihatnya kedua sahabatnya terperangkap jaring nelayan. “ Tolong Guri!” teriak Akoi. Dengan lengannya yang panjang dan banyak Guri dengan lincah memotong jaring dan mengeluarkan kedua sahabatnya. Nanil dan Akoi berlari memeluk Guri. Mereka tampak bahagia dan terharu. “Terimakasih banyak Guri, kau telah menyelamatkan kami” kata Akoi sambil terbata-bata menahan air mata. “Syukurlah, sekarang keadaan kalian baik-baik saja” kata Guri masih memeluk kedua sahabatnya. “ Kami juga minta maaf ya Guri, karena beberapa hari ini kami mengabaikanmu dan tadi kami ketus terhadapmu” kata Nanil. “Iya, maafkan kami ya, kau masih mau kan bersahabat dengan kami” tanya Akoi. “Tentu saja, kalian adalah sahabat terbaikku” jawab Guri dengan bahagia. Guri, sang gurita lincah telah memaafkan sahabatnya dan mereka saling memahami setiap kekurangan dan kelebihan yang masing-masing mereka miliki.

Selasa, 11 Juni 2013

SIM L Untuk Suamiku

Kulihat akhir-akhir ini suamiku tercinta sangat sibuk. Bukan sibuk atau lembur pekerjaan di kantor tapi kegiatan yang aku sendiri tidak mengerti apa tujuannya. Sudah seminggu ini suamiku bongkar-bongkar laci lemari di kamar tidur kami. Beberapa arsip seperti Kartu Keluarga dan buku nikah dikeluarkan dan dibawa pergi. Ketika aku bertanya tentang kegiatan yang dikerjakannya, suamiku hanya tersenyum dan bergegas pergi.

Minggu pagi yang cerah, udara sangat segar setelah diguyur hujan semalaman. Aku dan suami duduk santai di teras depan sambil menikmati teh hangat dan pisang goreng. Suamiku tampaknya tidak konsentrasi membaca koran yang sedang dipegangnya. Sesekali matanya menatap pagar rumah kami seperti menunggu tamu. Benar saja dugaanku, tak berapa lama Pak Kasduri, pegawai kelurahan sudah berdiri dan memberi salam kepada kami " Selamat pagi Pak Bayu, Bu Bayu. Maaf saya pagi-pagi sudah mengganggu" kata Pak Kasduri sambil tersenyum canggung kepadaku. Suamiku dengan bergegas membukakan pintu pagar dan mempersilahkan tamunya untuk duduk. Aku sengaja tidak beranjak dari tempatku duduk. Rasa penasaran akan kesibukkan suamiku seminggu ini membuatku tak bisa menahan pertanyaan. " Ada keperluan apa ya Pak. Tumben Minggu pagi sepertinya sibuk sekali" tanyaku pada Pak Kasduri. Pak Kasduri terlihat gugup. Beliau menyerahkan amplop besar dan berkata " Bapak sedang mengajukan pembuatan SIM" jawab Pak Kasduri. " SIM? Surat Ijin Mengemudi" tanyaku sekali lagi. Pak Kasduri bukannya menjawab malah permisi pamit.

Peristiwa aneh tadi pagi masih membuatku penasaran. Sore ini aku akan minta penjelasan. Kudekati suamiku yang sedang menonton televisi. " Mas, mau buat SIM apalagi sih, bukankah mas sudah punya SIM A dan SIM C?" tanyaku lembut. Suamiku menghela nafas dan tersenyum. " Mas, sedang dalam proses pengajuan SIM L dik, tolong disetujui ya?" kata suamiku. Aku semakin bingung, kenapa aku dilibatkan dalam urusan SIM itu. " SIM L apa sih mas?, memangnya ada?" tanyaku penasaran. " Surat Ijin Menikah Lagi" jawab suamiku kalem. Haah, aku terkejut dan kurasakan dunia jadi berputar dan gelap.

Tulisan ini diikutsertakan dalam GiveAway bunda Hana

Selasa, 04 Juni 2013

Cinta Itu Gila, Kapten!

     Lelaki yang duduk dihadapanku sangat menawan. Kulit hitam manis, rambut cepak khas militer, badan tegap dan senyum menawan. Aah menatap bola mata yang tajam nan teduh miliknya, mampu membuat jantungku berdetak lebih cepat. Kapten Bhirawa nama pria yang sekarang menggegam erat tanganku sambil menatapku mesra penuh cinta. Kami baru saja berkenalan 25 menit yang lalu di taman ini. Tak sengaja tubuh kami bertabrakan saat aku berjalan sambil membaca sms. Bermula dari basa-basi saling minta maaf lalu kami mulai perkenalan. Udara kota Surabaya yang panas tak menghalangi kami untuk duduk berlama-lama di taman kota ini.

     Cinta pada pandangan pertama, cinta kilat, cinta tak kenal logika itulah yang aku rasakan. Aku yang sudah jomblo selama setahun ini merasa berbunga-bunga ketika takdir Surat cinta kami bertemu. " Esti, aku ingin melamarmu " sambil berkata dia mengeluarkan kotak perhiasan mungil. "Sekarang? Disini?" tanyaku gugup. Dia mengangguk mantap tanpa keraguan. Aku bingung, yang semula aku bahagia kini dipenuhi tanda tanya

     Jarak 150 meter dari tempatku duduk aku melihat dua pria berseragam putih berlari kearah kami. Tiba-tiba keduanya menyergap Kapten Bhirawa. Satu orang berseragam putih itu lalu mengeluarkan jarum suntik dan sang kapten cintaku lemah tak berdaya karena obat bius. " Hei, ada apa ini?!" teriakku panik. Salah satu pria berseragam putih dengan tulisan Rumah Sakit Jiwa Menur mendatangiku dan berkata " maaf mbak, pria yang mengaku bernama Kapten Bhirawa adalah pasien kami yang sedang melarikan diri. Dia depresi sejak tiga tahun lalu karena selalu gagal mengikuti ujian masuk Akademi Kepolisian dan tunangannya menikah dengan pria lain " Hahhh, aku terkejut dan tiba-tiba dunia serasa berputar dan gelap.
 
Tulisan ini diikutsertakan dalam Flash Fiction Writing Contest : Senandung Cinta

Rabu, 22 Mei 2013

Menggapai Cita Menjadi Mompreneur

Pepatah jawa mengatakan urip iku sawang sinawang. Yang terjemahan bebasnya menurut emak sang penulis blog ini hidup ini saling berpandangan/menatap "iri" satu dengan yang lain. Iri saya beri tanda petik ya, karena ini juga menurut saya. Suatu ketika saya menyampaikan semacam uneg-uneg kepada teman kampus saya yang sekarang menjadi sekretaris di perusahaan besar nasional " wah, asyik ya jadi wanita karier. Punya jabatan, salary memuaskan dan status yang membanggakan" kata saya. Ternyata jawabannya yang saya terima diluar dugaan saya. " Saya malah iri dengan kamu Hap, enak ya jadi ibu rumah tangga. Bisa menemani anak setiap hari. Bisa masakin jajan buat anak. Aku iri lho sama kamu" Haaaa...aku merasa tak percaya mendengar jawabannya. Itulah hidup. Kadang kita merasa orang lain lebih beruntung dan bahagia menurut ukuran kita dan kita tidak seberuntung mereka padahal belum tentu itu benar.

Terkadang saya minder dengan status saya yang "hanya" ibu rumah tangga saja.  Bagi sebagian orang menjadi ibu rumah tangga adalah pikiran terakhir yang ditempuh ketika pilihan-pilihan lain tidak dapat diraih. Saya harus resign karena pernah keguguran di usia kehamilan menginjak dua bulan. Lalu setelah anak pertama lahir disusul anak kedua, saya "terlena" dengan zona nyaman ini. Walaupun motivator kondang Mario Teguh dan penulis favorit Tere Liye menyatakan menjadi Ibu Rumah Tangga itu suatu profesi yang mulia. Baiklah, saya bisa terima nasehat dari mereka. Tapi saya ingin berbuat sesuatu untuk mengisi kegiatan di saat senggang. Padahal dengan dua bocah laki-laki di rumah, Arfa Rahman Riyansa (5,5tahun) dan Barra Ramadhan Riyansa (21 bulan) waktu 24 jam sehari rasanya masih kurang. Tapi saya ingin menghasilkan sesuatu, suatu karya yang menghasilkan pundi-pundi dari bisnis saya sendiri.

Saya yang hobi masak dan senang mencoba resep baru sudah lebih dari setahun tergabung dengan komunitas yang berkecimpung dalam urusan dapur, masak-memasak. Dari komunitas tersebut saya belajar banyak. Selain bagaimana menghidangkan makanan yang menggugah selera secara sehat dan alami melainkan  bagaimana juga menghasilkan uang dari masakan yang kita olah. Beberapa teman ada yang sudah berhasil menjadi juragan kuliner. Mereka menginspirasi saya. Dari hobi menjadi duit.

Karena hobi masak saya betah berjam-jam di dapur. Apalagi kalau weekend. Pas suami libur dan dapat tugas momong anak-anak. Saatnya saya mencoba resep baru. Hasil masakan biasanya saya upload di akun Facebook. Saya memang tidak buka toko online atau mempromosikan "dagangan" saya. Masih belum Percaya diri. Beberapa kerabat dekat dan tetangga sekitar rumah yang pernah menjadi customer saya. Bermula dari sekedar icip-icip hasil masakan mereka tertarik untuk memesannya. Beberapa menu yang pernah saya sajikan adalah nasi bakar ayam dan cake brownies kukus coklat . Pernah saya upload bitterbalen. Ini adalah snack dari negeri kincir angin Belanda. Ada teman mengirimkan pesan inbok order masakan saya, bukannya menerima saya malah memberinya resep. Hihihi. Inilah salah satu kelemahan saya dalam berbisnis. Takut! Takut tidak bisa membagi waktu, takut rasa tidak sesuai selera customer dan masih banyak ketakutan yang lain.

Sebenarnya jika ingin memulai bisnis satu hal yang harus dibuang jauh-jauh adalah rasa takut. Just do it. Hanya itu yang dibutuhkan jika ingin menjadi entrepreneur. Memulai bisnis dari jumlah uang (modal) sedikit. Jika ingin membuat pesanan bitterbalen hanya perlu belanja bahan yang total harganya tidak lebih dari 50.000. Mulai dari yang termudah,ya memasak bagi saya adalah hal yang mudah. Dan mulai dari sekarang, Nah ini yang perlu diniatkan kembali. Karena bisnis tidak bisa ditunda.

Saya sadar bisnis kuliner yang akan coba saya tekuni bukanlah hal yang mudah. Tapi inilah passion saya. Saya merasa puas,nyaman dan betah ketika hasil masakan saya disukai orang, walau mungkin dari segi materi tidak boombastik tapi bagi saya bisnis adalah mengembangkan diri. Selain mengembangkan diri saya ingin bekerja dari rumah dan tetap bisa mengawasi pertumbuhan dan perkembangan kedua pangeran kecilku. Juga dengan berbisnis membuat hidup kebih berwarna dan bervariasi karena pekerjaan rumah terkadang membuat penat.

Oiya menurut artikel yang saya baca penulis merupakan salah satu bagian dari entrepreneur. Inilah yang juga masih saya pelajari. Jadi saya siap melangkah dan tidak boleh ditunda lagi, karena layar kapal sudah dibentangkan dan angin telah berhembus kencang. Artinya saya harus berlayar menjelajah dunia wirausaha dan menjadi mompreneur.

Tulisan ini diikutsertakan Giveaway : Perempuan dan Bisnis
 

Kamis, 16 Mei 2013

Brownies coklat Kukus

Hari kamis tanggal 9 Mei 2013 saya bawa brownies coklat kukus. Alhamdulillah banyak yang suka. Saya coba share resepnya. Ini resep asli brownies coklat kukus ny. Liem yang kondang itu ;

Bahan I :
- 6 butir telur
- 225 gr gula pasir (aku pake 230 gr)
- 1/2 sdt vanili bubuk
- 1/2 sdt garam
- 1 sdt teh emulsifier
Bahan II :
- 125 gr terigu protein sedang
- 50 gr cokelat bubuk
- 1/2 sdt baking powder
Bahan III :
- 175 ml minyak goreng
- 100 gr dark cooking cokelat,
lelehkan, campur dgn minyak
Bahan IV :
- 75 ml susu kental manis
Cara membuat :
1. Campur dan kocok bahan I
menjadi satu hingga
mengembang dan kental.
2. Masukkan bahan II sedikit demi
sedikit sambil diayak hingga rata.
Tuang bahan III, aduk perlahan
dengan spatula hingga
tercampur rata. Ambil 100 gr
adonan, campur dengan bahan
IV, sisihkan.
3. Tuangkan 1/2 bagian sisa
adonan tadi ke dalam loyang
ukuran 20x20x7 cm (aku pake
loyang bulat 22 cm) yang telah
diolesi dengan sedikit minyak
dan dialasi dengan kertas roti.
Kukus selama 10 menit dalam
dandang yang sudah terlebih
dulu dipanaskan dengan api
sedang (cat: kalau terlalu tinggi
apinya, brownies akan
bergelombang permukaannya)
4. Tuang adonan yg telah dicampur
dengan bahan IV, kukus 5 menit
dan terakhir masukkan sisa
adonan. Kukus kembali selama
30 menit hingga matang.
5. Angkat dan dinginkan.

TAPIIIIIII....
Karena saya suka adonan brownies coklat kukus siap pakai saya share juga ya yang saya pakai kemarin.  Banyak merk yang bisa digunakan seperti merk Mas Juki (hampir semua toko bahan kue punya merk ini), merk TWINS (hanya ada di tbk Twins Banyumanik) dan ada juga merk Pondan dll. Saya pakai Twins karena lebih cocok saja. Jadi dalam satu bungkus siap pakai sudah ada tercampur rata coklat bubuk, terigu dan gula halus. Kita hanya perlu telur 4 butir dan minyak.

Sedangkan merk Juki ada terigu, coklat bubuk dan ovalet/tbm, coklat blok dan margarine padat yang perlu dilelehkan terlebih dahulu. Kita hanya perlu menambahkan telur 3 butir dan minyak.

Cara dengan adonan siap pakai lebih praktis
* Mixer telor dengan separuh adonan selama 3 menit kemudian tambahkan sisa bahan dan mixer kembali selama 2 menit.
* tambahkan coklat dan margarine leleh yang sudah di tim (kalau pakai adonan merk mas juki) atau hanya minyak jika pakai merk twins.
*aduk dengan spatula.
*kukus selama 30 menit. Selama mengukus, dibawa tutup di beri serbet agar uap air tidak jatuh ke cake.
* Dinginkan kue
*Potong cake jadi dua bagian atas dan bawah. oles selai strawberry
* Lelehkan DCC /coklat masak untuk toping atau hiasan. Setelah leleh segera tuang ke atas cake dan ratakan. DCC kalau sudah dingin akan mengeras kembali
*Alternatif DCC bisa dengan buttercream lalu hias sesuai selera

Kamis, 18 April 2013

Cenat Cenut Reporter

Kisah ini terjadi di pertengahan bulan Desember 2012. Tepatnya dalam rangka hari Ibu kami membuat acara. Saya yang tergabung di sebuah komunitas ASI mendapat tawaran nongol di tv lokal Semarang. Beberapa hari sebelumnya profile komunitas sudah dikirim ke asisisten produser. Tibalah saat liputan. Saya dan anggota komunitas sudah siap. Jujur, agak grogi, kalau talkshow radio, beberapa diantara kami sudah berpengalaman. Tapi masuk studio televisi adalah pengalaman pertama yang mendebarkan. Kru-kru televisi di mata saya adalah orang yang good looking. Soal brain berbanding lurus dengan penampilan dong. Keren pisan euy. Rupanya reporter yang akan melakukan wawancara termasuk pegawai baru. Masih muda, fresh graduated dan single tulen! Sebut saja namanya Vina. Kok sepertinya mbak Vina yang terlihat lebih grogi ya. Berulang kali tarik nafas panjang dan melihat print out email profile komunitas.

Talkshow session I berjalan lancar. Pertanyaan berupa tujuan, kegiatan komunitas and the bla...bla...bla.

Lalu session II dimulai.
Mbak Vina : Di email yang mbak Hapsari kirimkan kepada kami, dituliskan tentang Ayah Asi, apakah itu mbak?

Saya : Ayah ASI adalah.....

Mbak Vina *memotong kata-kata saya biar dibilang pinter apa ya* oohh Ayah yang bisa menyusui? #tampang polos

*krik *

Saya : bukan mbak...Ayah ASI itu...

Mbak Vina : *motong kata-kata saya lagi* oooh Ayah yang masih minum ASI? #tampang lugu

*krik-krik*

Saya : bengong lama -berpandang-pandangan dengan teman2 yang lain lalu huhaahaaaaa....serempak kami berempat tertawa terpingkal-pingkal bahkan ada yang guling-guling ala Sinchan #hiperbola

Setelah dijelaskan baru paham kalau Ayah ASI adalah adalah ayah/suami yang mendukung istri untuk menyusui bayi. Bentuk dukungan dengan menciptakan suasana rumah yang nyaman dan harmonis, ikut menemani saat istri menyusui atau bisa dengan memberikan ASIP (ASI Perah) saat tengah malam dan membiarkan istri terlelap #so sweet

Sambil menahan malu mbak Vina bilang akan bergabung bila ada kegiatan tentang kelas breastfeeding" yang dilakukan oleh komunitas sejenis. Untuk menambah ilmu. Maklum Vina masih single ting-ting ;)

Tulisan ini diikutsertakan dalam Give Away Cenat Cenut Reporter