Rabu, 14 Oktober 2015

Pengajian Akbar Bersama Ustadzah Dyah Rahmawati


Assalamualaikum... Selamat pagi teman-teman. Selamat tahun baru Islam 1437H, semoga hari-hari di tahun ini penuh berkah dan rahmat dari Allah untuk diri kita, keluarga, masyarakat dan negara. Aamiin. Menyambut tahun baru Islam, majelis taklim di tempat tinggal saya mengadakan Peringatan Hari Besar Islam dengan kegiatan Pengajian Akbar bersama ustadzah Dyah Rahmawati. Ini kali kedua saya  mendapatkan taujih dari beliau. Saya suka dengan gaya beliau yang segar dengan guyonannya ketika menyampaikan taujih namun tegas dan penuh kelembutan. Bisa dimaklumi tegas dan lembut khas seorang ibu karena Ustadzah Dyah Rahmawati merupakan istri dari ustad Zuber Safawi dan dikarunia 6 putra dan putri. Putra pertama kuliah pasca sarjana dan hampir selesai sedangkan putra bungsunya kelas 6 sekolah dasar.

Para Santri TPQ Masjid Al Ikhlas  Pose dulu sebelum Parade Tami'

Ustadzah Dyah Rahmawati dan sebagian jamaah pengajian



Bulan Muharram merupakan salah satu diantara empat bulan Haram. Pengertian bulan haram pada saat masa Rasulullah adalah bulan yang tidak boleh ada peperangan. Jika saat ini maka diartikan bulan dimana kita tidak boleh menganiaya diri sendiri. 3 bulan haram yang lainnya yaitu bulan Rajab, Dzulkhoidah dan Dzulhijah.  Pada bulan haram segala amal kita akan dilipatgandakan baik itu amal baik maupun buruk. Lebih lanjut ustadzah Dyah Rahmawati mengutarakan jika seorang muslim dan muslim bersalaman, seorang muslimah dengan muslimah bersalaman maka akan berguguran kesalahannya, tidak hanya itu saja tetapi juga akan mendapatkan 70 kebaikkan. Masya Allah, perbuatan yang kadang saya anggap sepele ternyata bisa mendatangkan pahala begitu besar. Nggak heran jika saat bulan Syawal, terutama ketika selesai shalat Idul Fitri, umat Islam antuasias untuk saling bersalaman walau terkadang belum saling mengenal. 

Ada bagian dari taujih ustadzah Dyah yang berkesan mendalam bagi saya, yaitu beberapa hal yang sebaiknya dilakukan seorang muslimah yaitu

1.       Memperbagus ibadah. Alangkah lebih baiknya jika bisa meningkatkan ibadah, maka jika belum dapat dipertahankan ibadahnya. Shalat Wajib di awal waktu. Beberapa dari ibu-ibu sepertinya lebih semangat jika mengerjakan shalat Dhuha, tapi Subuhnya sering molor. Iya bu, Dhuha kan biar rejekinya lancar. Begitu sih alasannya J . Diceritakan juga kisah ibu yang melihat jam sudah pukul 14.30 dan segera beristiqhfar karena belum Shalat Dzuhur. Kalau sekali mungkin dimaafkan ya bu karena sibuk dan lalai dengan urusan rumah tangga. Tapi kalau besok diulangi lagi ya namanya kebangaten deh. Duh..duh...semoga kita semua dimudahkan dan istiqomah dalam menegakkan ibadah shalat wajib. Karena jika kita bersungguh-sungguh mengerjakan perintah Allah maka Allah akan memudahkan urusan dunia kita.

Ibadah lainnya yaitu puasa Ramadhan. Para sahabat Rasul, sebelum Ramadan tiba telah mempersiapkan diri sejak beberapa bulan sebelumnya. Pada saat bulan Rajab dan Sya’ban telah melatih diri dan meningkatkan ibadahnya. Maka ketika bulan Ramadan tiba kualitas ibadahnya bisa dilihat pada saat bulan-bulan sebelumnya.


2.       Taat kepada Allah

3.       Taat kepada Suami. Kehidupan rumah tangga selalu saja ada warna-warninya, kisah suka dan sedih, senyum dan sebal ketika menghadapi dan melayani suami. Ujian dalam rumah tangga juga beraneka rupa bentuknya. Pernah ketika ketika masih sibuk di dapur sambil menggendong bayi, suami yang masih ngopi di teras depan meminta istri untuk menyemirkan sepatunya. Arrgghh, apa ya nggak lihat sedang apa istri di dapur #pengen nelen kompor hehehe.. itulah kisah romantika berkeluarga. Maka ada sebuah nasihat jika seorang istri diuji oleh perilaku suami atau mertua, barangkali karena istri tidak atau kurang memperhatikan orang tuanya. Dari situlah kesalahannya “dibersihkan”. Karena perbuatan baik istri untuk suami atau mertua dan segala amal ibadah istri maka orang tua istri juga akan mendapatkan pahala.
Ada doorprize nya juga lhoo...


kids corner :)

Semoga apa yang telah disampaikan oleh beliau dapat bermanfaat dan terimakasih untuk ibu-ibu panitia yang telah sukses menyelenggarakan pengajian akbar pada kali ini. persiapan dilakukan hanya dua hari dengan rapat online lewat grup whatsapp. Alhamdulillah pengurus dan panitia saling berebut kebaikkan demi terselenggarakan kegiatan ini. Semoga Ustadzah Dyah Rahmawati yang telah menyampaikan taujih, ibu-ibu panitia dan segenap jamaah mendapatkan pahala yang berlimpah, rahmat dan berkah dari Allah Subhanahu Waa Taalaa.. Aaamiin.

Sabtu, 03 Oktober 2015

Review Buku : Panduan Praktis Muslim


Judul Buku : Panduan Praktis Muslim

Penulis : Fahad Salim Bahammam

Penerjemah : Ganna Pryadharizal

Editor : M. Nurkholis Ridwan

ISBN : 978-602—71647-0-3

Hal : 288 halaman

Ukuran : 24 x 18.5 cm

Cetakan Pertama : 2015

Penerbit : PT. Indo Modern Guide

Harga : Rp. 150.000,-


Suatu saat saya membaca status di beranda Facebook “ Keren nih senior saya, di hutan tetap ingat Salat lima waktu” yang juga disertai foto pria yang sedang sujud di atas sajadah, berseragam menggunakan atribut dan bersepatu. Ada beberapa komentar yang menggelitik keingintahuan saya “lho boleh ya, salat masih pakai sepatu”.  Komentar yang lain tertulis “ tadi saat wudhu apa nggak dilepas itu sepatu?”. Komentar dibawahnya semakin ramai saja menanyakan jika sepatu menginjak kotoran, jadi nggak sah dong Salatnya. Pertanyaanpun tak terjawab entah karena yang menulis status tidak menemukan jawaban atau tidak ada sinyal di hutan.

Pertanyaan-pertanyaan tentang hukum-hukum Islam banyak berhamburan di media sosial. Iya, kalau ada yang jawab dengan benar bisa dapat solusi tapi jika enggak atau malah ada yang nyinyir karena sudah berumur kok gitu aja belum paham. Jadinya dapat malu, kemana saja selama ini. Lalu harus bagimana? Ya belajar dong, banyak membaca buku agama. Tapi masih saja alasan kalau suka malas baca buku fiqh sepertinya berat banget pembahasannya, buku tebal dan bikin ngantuk. Ups... :-D

Ketika pertama kali buku Panduan Praktis Muslim, berada di tangan saya, langsung jatuh cinta. Apa sih kelebihan buku Panduan Praktis Muslim :

Cover Buku Menarik

Sampul bukunya eye catching banget, dengan dasar putih dan potongan-potongan foto membentuk lingkaran membuat beda dengan buku-buku sejenis. Judul “Panduan Praktis Muslim : Prinsip-prinsip Terpenting Syariat tentang Iman. Ibadah dan segenap Aspek kehidupan” bikin hati jadi adem. Nggak sabar untuk melahap semua ilmu yang ada didalamnya.

Isi Lengkap

Ada 12 hal yang akan dibahas dibuku ini.

1.Keimanan
Yang dibahas mengenai makna dan konsekuensi dua kalimat Syahadat, kesaksian bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah, Makna Syahadat bahwa Muhammad adalah Utusan Allah, Rukun Iman, Makna Ibadah, Syirik, Beriman kepada Segenap nama dan sifat Allah, Beriman kepada malaikat, Beriman kepada segenap Kitab Allah, Iman Kepada segenap rasul Allah, Akidah umat Islam tentang Nabi Isa, Mengimani kenabian serta kerasulan Muhammad, Sahabat Rasulullah Serta keluarganya yang mulia, Beriman kepada hari akhir, Beriman kepada takdir dan membahas tentang Islam dan aliran sesat.
2. Bersuci
Berisi ; makna thaharah, adab istinja dan buang air, wudhu, hadast besar dan mandi junub serta kebiasaan yang bersifat fitrah atau naluri.
3. Shalat
Membahas tentang makna Shalat, Syarat Salat, Penjelasan Salat, Rukun -rukun dan Wajib dalam Shalat, Shalat berjamaah, Adzan, khusyuk dalam Shalat, Shalat Jumat, Shalat Musafir serta Shalat Orang Sakit.
4.Puasa
Makna puasa, hikmah puasa dan Hari Raya
5. Zakat
Tujuan zakat dan Kekayaan apa saya yang harus dikeluarkan zakatnya.
6. Haji
Keutamaan kota Makkah dan Masjidil Haram, Tujuan ibadah Haji dan berziarah ke kota Nabi.
7. Kematian dan Jenazah.
Hakikat Kematian dan kehidupan, Shalat jenazah dan Berwasiat
8. Akhlak
Kedudukan akhlak dalam Islam dan Keistimewaan akhlak dalam Islam
9. Transaksi Keuangan
Transaksi keuangan, Riba, Ketidakjelasan dan ketidaktahuan, kezaliman dan mengambil harta orang lain dengan tidak benar, Berjudi dan mengundi nasib serta Etika dan transaksi yang dianjurkan dalam Islam.
10.Makanan
Prinsip tentang makanan, etika berburu sesuai syariat serta Etika makan dan minum
11. Pakaian
Pakaian dalam Islam
12. Keluarga
Kedudukan keluarga dalam Islam, Kedudukan perempuan dalam Islam, klasifikasi perempuan dalam perspektif Laki-laki, batasan-batasan interasi antara laki-laki dan perempuan non mahram, Pernikahan dalam Islam, Hak-hak suami istri, poligami, perceraian, hak-hak kedua orang tua dan Hak anak/
13. Dzikir dan Doa

Buku ini benar-benar lengkap isinya mengupas segala sesuatu tentang syariat Islam yang harus diketahui oleh setiap muslim. Dengan bahasa yang ringan dan sederhana mudah dipahami oleh seorang mualaf atau pemula.
Jawaban tentang Shalat Memakai sepatu. Ada di halaman 97


Ilustrasi Full Colour

Setiap halaman berisi foto ilustrasi full colour yang menarik perhatian juga memberi nilai lebih, jadi lebih paham , nggak bikin mata jadi pedes atau mengantuk 

Endorsment dari para tokoh Ulama

Buku Panduan Praktis Muslim ini sungguh diperlukan umat Islam dalam rangka mengaplikasikan keimanan. Karena buku ini menyajikan aspek-aspek syariah yang perlu dipahami oleh setiap muslim dengan cara mudah, sistematis dan menarik. Buku seperti ini perlu dibaca dan diamalkan.

KH. Cholil Nafis, Ph.D
Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail PB Nahdhatul Ulama (LBM-PBNU)
Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat
Nah, buku yang bener-bener recomanded ini semoga jadi referensi bagi setiap muslim. Sebagai tambahan info, Buku Panduan Praktis Muslim ini sudah dicetak dengan 22 versi bahasa. Semoga bermanfaat ya.