Sabtu, 08 Oktober 2016

Lima Tips Memilih Tempat Kursus Stir Mobil

"Wah mbak, sekarang bisa nyetir mobil ya?" Tanya teman baikku yang kebetulan bertemu di minimarket saat aku memarkirkan mobilku. Pertanyaannya itu juga berisi kekaguman, itu jelas sekali terlihat di matanya. Bagaimana tidak, temanku itu juga memulai kursus mengemudi pada waktu yang sama denganku, tapi sampai sekarang belum berani mengemudikan mobilnya sendiri.
"Alhamdulillah, bisa jeng, aku juga sudah dua kali mudik ke Solo dan nyetir sendiri lho" kataku sedikit bangga :)
"Mbak Hapsari, dulu kursusnya di mana?" tanya temanku penasaran. Kasih tahu nggak ya? :)

Hmm.. ada yang juga penasaran, bagaimana dulu saya memilih kursus mengemudi. Ada beberapa tips yang semoga dapat bermanfaat, khususnya buat mbak-mbak atau ibu-ibu seperti saya, yang butuh nyali lebih besar untuk dapat mengemudikan mobil.

Pertama, pilih waktu kursus yang fleksibel. Ada tempat kursus yang memberikan kebebasan waktu belajar kepada muridnya. Jadi ya, suka-suka saya kapan pingin belajarnya. Mau belajar di pagi, siang atau sore hari maupun lama belajarnya. Lebih asyik lagi jika tempat kursus yang akan dipilih tetap buka di hari minggu. Saya pernah memilih belajar mengemudi di hari minggu pagi. Jalanan lenggang, jadi lancar deh nyetirnya. Pernah juga ambil waktu kursus sore hari saat mau buka puasa. Alamak macet dan melatih konsentrasi serta kesabaran. :)

Kedua,  banyak pilihan instrukturnya. Tinggal mau pilih yang muda dan single atau sudah pengalaman dan kebapakkan. Ups...,ini bukan ajang memilih jodoh lho ya, jangan salah ya. Bisa kok memilih karakter instruktur,  sesuai yang kita inginkan biar kita nyaman juga saat belajar mengemudi. Ada yang nyaman jika belajar dengan instruktur yang tegas dan disiplin. Kalau saya lebih memilih yang kalem dan pengertian. Maklum, emak-emak kadang suka grogi dan jejeritan kalau belajar mengemudi. Hehehe

Selanjutnya, yang jadi bahan pertimbangannya saya adalah paket kursusnya. Pilih yang manual atau matik. Ini penting untuk selanjutnya mobil jenis apa yang akan kita kendarai.

Keempat dan yang penting, biaya yang terjangkau dan target belajar yang ingin dicapai. Beberapa tempat kursus mengemudi di Semarang ini jika saya lihat banyak sekali alternatif biaya yang ditawarkan. Saran saya ambil paket yang berisi 5 jam belajar ya. Jadi 5 jam ini bisa diambil setiap hari atau selama sebulan. Saya lebih memilih mengambil waktu belajar setiap harinya. Kenapa?, karena masih semangat, nyali masih tinggi dan nggak cepat lupa. Misal hari senin belajar selama 1 jam, selasa selama 1 jam dan seterusnya sampai selesai. Jangan lupa dengan target belajar yang ingin di capai ya. Ini termasuk belajar di jalan raya, cara parkir, belajar di tanjakan dan lain sebagaimannya. Jangan sungkan untuk bertanya tentang hal ini.

Kelima dan yang nggak biasa adalah belajar kursus, trus foto bareng instruktur, upload di instagram dan dapat hape asus zenfone atau hadiah keren lainnya. Waah, mau banget kan.

Iyes, tips memilih tempat kursus mengemudi sudah saya bagikan. Dan kelima hal itu ada di Kursus Stir UKI Semarang. Yuk, kita balapan.. eh, Yuk, belajar mengemudi disini agar yang belum bisa menjadi bisa dan yang sudah bisa menjadi semakin lancar. Selamat belajar dan jangan lupa safety riding.

Semoga bermanfaat.

11 komentar:

prana ningrum mengatakan...

Mksh mb hap....aku jg pingin bisa nyetir mobil sendiri.

Hapsari Adiningrum mengatakan...

Yuhuu..semangat mba ningrum..

evylia hardy mengatakan...

Sulungku pas lulus sma kursus di sini, mba. Tapi trus kuliah di luar kota jadi kursusnya mandeg :)

puput ipda mengatakan...

Kereenn bu Hapsari ... semoga ilmunya manfaat dan barokah yaa bu ... Aamiin

Relita Aprisa mengatakan...

Wah pengen kursus, tapi mobilnya belum ada..he..takutnya ilmunya ilang kalau ndak d pake.

Relita Aprisa mengatakan...

Wah pengen kursus, tapi mobilnya belum ada..he..takutnya ilmunya ilang kalau ndak d pake.

Dewi Rieka mengatakan...

Mba Hapsari keren, aku juga pengen belajar tapi belum ada keberanian huhu

Marita Ningtyas mengatakan...

Pengen banget kursus mobil... masa anak sopir nggak bisa nyetir, apa kata dunia :D :D

Nunggu jabang bayi lahir dulu daaah.. makasih infonya mbak :)

Arina Mabruroh mengatakan...

Barakallah Mba Hap.. aku pengen balajar nyetir, tapi naik motor aja masih belum berani lagi karena trauma. hiks

Anggarani mengatakan...

waah, sudah bisa yah. Senangnya. Aku blm berani nih. Parno aja bawaannya

Wian mengatakan...

Seinget ak dulu, di tempat ak kursus gak ada tuh pilihan mobil matic atau manual. Semuanya manual. Asik tuh di tempat mbak ada pilihan maticnya. Kayanya sih cenderung lbh mudah ya *AkuBlmPrnhNyetirMatic*