Rabu, 23 Oktober 2019

Karya Wisata SLB Autisma Semarang Ke Kopeng Tree Top Dan Cimory


Salah satu agenda tahunan sekolah SLB Autisma Semarang adalah mengadakan karya wisata. Jalan-jalan ini, walaupun selalu diadakan di sekitar Semarang namun selalu seru dan menyenangkan. Siswa-siswi yang merupakan anak berkebutuhan khusus menikmati kegiatan karya wisata dengan gembira. Kami mengadakan karya wisata di sekitar kabupaten Semarang dengan tujuan agar siswa tidak kelelahan dan tetap happy. Beberapa tempat wisata yang pernah kami kunjungi di tahun-tahun sebelumnya yaitu Museum kereta api Ambarawa, Cimory, Eling bening dan Nisin Factory. Hari kamis tanggal 17 Oktober kami mengunjungi Kopeng Tree Top dan Cimory.



Keluarga Besar SLB Autisma Semarang


Kopeng Tree Top

Kopeng tree top yang terletak di Getasan Kabupaten Semarang ini memiliki udara yang sejuk. Dikelilingi dengan pohon-pohon pinus yang tinggi menjulang maka tempat ini juga asri dan indah. Ada arena outbound yang dibagi menjadi dua bagian untuk anak-anak dan yang sudah berumur diatas 12 tahun. Dengan membayar 125 ribu setiap anak dapat menikmati petualang dan serunya berjalan di one bridge, panjat tali dan banyak jenis permainan menantang lainnya selama dua jam.

Mengangkat tema dengan karya wisata meningkatkan kemandirian, ketrampilan dan mempererat tali kekeluargaan di antara keluarga besar SLB Autisma Semarang maka kegiatan ini tidak hanya sekedar jalan-jalan saja. Beberapa wali murid dan juga guru mengisi acara karya wisata dengan menari bersama. Indonesia menari adalah tarian yang dipilih untuk memeriahkan karya wisata ini. Dilatih oleh salah satu wali murid yang memiliki sanggar tari. Sanggar tari Nawang Wulan adalah milik mama Faris, maka dengan latihan selama 2 minggu kami bisa kompak dan inilah cuplikan saat kami menarikannya.



Sebagian tim penari . 


Cimory The Valley Ungaran


Perjalanan karya wisata dilanjutkan menuju Cimory the valley yang terletak di Ungaran. Di sini anak-anak dapat melihat beberapa binatang yang ada di arena kebun binatang mini. Ada rumah burung, domba, kambing gunung, unta dan wahana berkuda serta kereta mini. Dengan membayar 25 ribu rupiah, maka teman-teman dapat naik kuda yang dituntun oleh pawangnya. Jika ingin naik kereta mini maka cukup dengan membayar 25 ribu per anak. Anak-anak ingin sekali naik kuda dan setelah mereka naik nampak gembira sekali dan tak ada rasa takut. Ini pengalaman mereka pertama kali naik kuda. Waktu sudah berhenti, mereka kompak pengen naik lagi. Duh…duh besok lagi ya kalau kita ada rejeki dan berkunjung di sini lagi. Saya lihat ada beberapa bangunan yang yang dikerjakan oleh tukang. Cimory terus berbenah dan menambah wahana-wahana baru yang semakin asyik untuk dikunjungi.






Di Cimory juga ada wahana baru namanya Miniatur dunia. Dengan menyerahkan potongan tiket maka dapat masuk ke wahana ini gratis. Di sini ada bangunan bersejarah dan yang menjadi icon dari beberapa negara. Seperti misalnya Masjid Aqsa, kastil megah dari negara Jerman, patung liberty di Amerika, menara Pisa di Italia, Merlion di Singapura dan beberapa bangunan terkenal lainnya.

Saat masuk ke dalam Cimory dalam satu tiket ada beberapa potongan tiket kecil-kecil. Teman-teman bisa memukarkan dengan ice tea atau ice cream dengan potongan harga 20%. Kami membeli ice cream 4 buah dan membayar semuanya dengan harga 48 ribu rupiah. Ice creamnya besar sekali dan terasa rasa susunya.

Rasanya masih ingin berlama-lama di sini dan swa foto di setiap bangunan yang dilewati, namun karena waktu sudah menunjukkan pukul 15.00 maka kami bergegas menuju bisa untuk melanjutkan perjalanan menuju Nisin membeli oleh-oleh. Berakhir sudah perjalanan wisata SLB Autisma Semarang tshun 2019. semoga semuanya happy dan sampai jumpa lagi di karya wisata tahun berikutnya ya…


13 komentar:

Bunsal mengatakan...

Wah, seru banget ni liburannya. Mana bisa intip seluruh negara di wahana miniatur dunia.

Semoga entah kapan bisa juga liburan seru, terutama bareng keluarga, ke Cimory ini.
Aamiin

Farida Pane mengatakan...

Aku yang pernah ke kopeng treetop. Seru banget memang ya, wahana permainan di sana

Dian mengatakan...

This is a great programme. Keren banget sih dan harus didukung oleh banyak pihak

wuri nugraeni mengatakan...

keren banget, btw, aku belum pernah ke sini lagi soalnya sekarang sudah ada miniatur dunia juga ya, dulu pas masih belum hehehe

Wahyu Widyaningrum mengatakan...

Serunya... yg kopeng aku belum.pernah mbk. Eh cimory juga hihi... tiap ke sana penuh terus jadi cari objek lain

Mechta mengatakan...

Wah seru ya tripnya.. Aku blom pernah ke dua lokasi ini nih..jadi pengen ajak krucil ke situ juga. Hehe.. TFS mba..

Momtraveler mengatakan...

Serunyaaaa, kebayang anak2 dan ibunya juga menikmati tripnya. Apalagi ke kopeng tree top yg outbond nya seru banget. Cimory juga asyik ya mbak buat pepotoan

Irfa Hudaya mengatakan...

Program sekolahnya keren ya, semoga ada program-program lain untuk kemandirian anak-anak

Uniek Kaswarganti mengatakan...

Cimory makin bagus ya mba. Aku belum ke sana lagi semenjak ada miniatur dunianya. Wah kapan kapan kudu ajak anak lanang ke sana nih. Dia pasti seneng banget.

Hidayah Sulistyowati mengatakan...

Senang ya mba kalo wali murid kompak gini, bisa wisata sambil edukasi juga. Eh ikutan nari juga ya mbak, wali muridnya? Seru nih bisa jadi me time bareng anak-anak sekaligus belajar di alam

Novia Domi mengatakan...

kalau ke cimori aku udah pernah sama keluarga, tapi sayang selama di Semarang aku belum menginjakkan kaki ke Kopeng.. padahal penasaran banget dulu mau kesana, cuma gak sempat-sempat.. doakan aku akan balik ke Semarang ya mbaa

Arina Mabruroh mengatakan...

Penasaran pengen lihat pas Mbak Hap nari..

Asyik sekali ya Mas Arfa jalan2.

Oia, Cimory on the ballet sekarang tambah banyak ya wahananya. Keren! Udah lama banget ke sananya, blm semeriah skrg

Arina Mabruroh mengatakan...

UPS. Maafkan Mbak... Maksudnya valley masak jadi ballet. Auto textku parah