Jumat, 13 Desember 2019

Sehari Di Ibukota, Menginap di Swis Belresidence Kalibata

Assalamualaikum teman-teman apa kabar? Semoga dalam keadaan sehat-sehat ya semuanya. Bulan Oktober yang lalu, aku menghadiri pernikahan adik sepupu yang ada di Jakarta. Seneng banget bisa datang dan memberikan doa kepada mempelai berdua. Waktu itu aku datang bersama anak-anak. Acara akadnya jam 4 sore dan dilanjutkan resepsi pada malam hari. 

 Acaranya sendiri berlangsung di gedung Balai Makarti Muktitama yang beralamat di jalam TMP Kalibata. Setelah acara resepsi selesai sekitar jam 10 malam, aku dan anak-anak diajak bobo di hotel. Wah senangnya. Kami menginap semalam di Swiss-Belresidences Kalibata.



Swiss-Belresidences Kalibata ini terletak di Jl. Kalibata Raya no 22 Jakarta Selatan. Letaknya bersebarangan dengan stasiun Kalibata. Waktu itu saat terbangun pada pukul 5 pagi, saya sudah mendengar operator stasiun yang menyiarkan jadwal kedatangan kereta api. Agak kaget juga sih, karena sebenarnya pengennya bisa bangun siang. Buat yang mencari ketenangan mungkin agak terganggu ya dengan suara mikrofon dari stasiun. Hotel ini dekat dengan tempat kuliner. Waktu itu kami booking hotel tanpa fasilitas sarapan. Trus sarapannya kami makan nasi uduk yang ada di dekat hotel.

Fasilitas yang paling saya sukai tentu saja wifi. Dengan kecepatan yang kencang, saya dapat upload foto-foto saat jadi among tamu dan foto dengan pengantin di sosial media. Selain itu walaupun dengan ukuran kamar yang mungil tetap terasa nyaman. Ada kulkas mini dengan berbagai minuman dingin. 



Fasilitas lainnya yang bikin anak-anak senang yaitu kolam renang yang terletak di lantai tiga. Saat itu di hari Senin, tidak banyak tamu hotel yang berenang. Jadi anak-anak dapat main air dengan santai dan puas. Namun karena ada di lantai tiga dan terbuka, anginnya bikin dingin. Mereka nggak bisa lama-lama di kolam renang. Setelah kurang lebih 30 menit berenang, anak-anak kembali ke kamar. Mandi air hangat di hotel membuat mereka segar kembali.


Harga hotel ini berkisar antara 600 ribu hingga 1,1 juta rupiah dan terdiri dari 212 jumlah kamar. Saat itu kami menempati kamar di lantai 8. Saat pagi hari melihat ke arah bawah terlihat jelas kesibukkan penduduk Jakarta di pagi hari. Kami lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar karena kereta api yang menuju Semarang akan berangkat pada pukul 2 siang. Mengingat arus kalu lintas yang padat, kami memutuskan untuk check out jam 12 siang.


Saat check out dan menunggu ojek online kami duduk-duduk di lobi. Lobi hotenya nyaman banget dan kami bisa sambil pepotoan. Anak-anak happy banget, apalagi ini pengalaman pertama mereka di ibukota dan menginap di hotel di Jakarta. Waktu di kereta saat perjalanan pulang, mereka sudah ingin menginap lagi di hotel. Insya Allah ya nak, kalau ada rejeki. Aamiin