Senin, 28 September 2020

Bucin Dengan Lee Min Ho, Inilah Lima Drama Korea Favorit Yang Diperankan Olehnya



Assalamualaikum teman-teman apa kabar semoga semuanya dalam keadaan baik dan sehat ya. Kali ini saya mau nulis tentang drama Korea nih. Setiap ngomongin drama Korea pasti ada lah ya aktor menjadi pemain di drama tersebut. Aktor drakor favorit yaitu Lee Min Ho, habis itu Lee Min Ho, habis itu Lee min-ho lagi. Hahaha. Tiap ada drama Korea pasti yang aku pikir pemainnya adalah Lee Min Ho semua, habis wajah oppa Korea bagi pemula yang nonton drama Korea mirip semua sih ya. Sejak itu deh saya bucin sama Lee min ho. Ngomong-ngomong doi ini sudah main di beberapa drama Korea, dan ini adalah drakor favorit aku, yuk cek ;

Lee Min Ho, sumber : wikipedia


1. Boys Before Flower



Drama ini berkisah tentang seorang gadis yang bernama  geum jan di  diperankan oleh Ku Hye Sun yang pada awalnya sering berkonflik dengan Gu Jun Pyo (Lee min Ho) namun akhirnya saling mencintai. Geum Jan Di merupakan gadis dari keluarga yang tidak mampu namun mendapatkan beasiswa di sekolah elit. Di sekolah tersebut tanpa sengaja ia sering berurusan dengan 4 lelaki tampan dan kaya raya yang disebut F4. 

Drama ini merupakan kisah cinta anak sekolah yang mempunyai status sosial yang berbeda. Bang sudah biasa ya drama seperti ini Namun before Flower ini sangat terkenal dan digemari oleh masyarakat termasuk saya. 

2. The Heirs



Drama ini hampir mirip ceritanya sama Boys Before Flower yaitu tentang kisah cinta antara dua orang yang berbeda status sosialnya yang laki-laki seorang kaya raya sedangkan yang gadis dari kalangan tidak mampu. 

Drama ini selain diperankan oleh Lee Min Ho juga diperankan oleh Park Shin Hye yang bermain sebagai Cha Eun Sang.  Selain kisah cinta juga ada kisah persahabatan dan persaingan para ahli waris muda dari keluarga kaya raya. 

3. The King Eternal Monarch



Drama Korea ini menemani saya di saat pandemi covid 19 pada awal tahun 2020 ini. Selama masa on going saya selalu nggak sabar menanti weekend untuk menonton kelanjutan drama Korea yang diperankan oleh Lee Min Ho. Setelah lama vakum karena mengikuti wajib militer ini adalah drama Lee Min Ho terbaru di tahun 2020. Drama yang berkisah tentang dua orang yang menjalin hubungan asmara namun memiliki kendala karena berasal dari dunia paralel yang berbeda. Drama ini memiliki genre fantasy. Selain kisah cinta juga ada persaingan antara ahli waris dari kerajaan Corea. 

Kisahnya sedikit rumit sih karena tentang perjalanan waktu dari negara Korea dan kerajaan Korea, di mana Lee Min Ho berperan sebagai raja Lee Gon yang mencari pembunuh ayahnya, dan ternyata si pembunuh yang merupakan pamannya ini sudah menyebrang ke dunia paralel yaitu di negara Korea. Di negara ini ia bertemu dengan seorang detektif wanita bernama Jung tae eul yang diperankan oleh Kim Go eun. 

Dalam drama ini banyak penggemar yang menjodohkan Lee Min Ho dan Kim go-eun semoga mereka benar-benar berpasangan di dunia nyata bukan hanya di drama Korea saja. 

4. The Legend of The Blue Sea


Drama Korea ini memiliki genre fantasy Comedy. Selain Lee Min Ho dalam The Legend of The Blue sea ini juga ada artis ternama yaitu Jun ji-hyun. Lee Min Ho yang berperan sebagai Heo joon Jae merupakan seorang penipu, kemudian dia bertemu dengan  putri duyung yang sudah hidup selama ratusan tahun. 

Pada masa lampau putri duyung ini jatuh cinta kepada Lee Min Ho, namun keduanya harus melalui sebuah perjalanan panjang untuk dapat hidup bersama.

5. Faith



Ini adalah salah satu drama Korea lama yang memiliki setting waktu pada era kerajaan Goryeo. Drama ini berkisah tentang Lee Min Ho yang berperan sebagai Choi Young, dimana ia merupakan seorang prajurit yang mendapatkan tugas dari Raja untuk menemukan seorang dokter hebat dari surga. Drama dengan genre fantasi romantis ini juga dibintangi oleh Hee Seon Kim yang menjadi seorang dokter. Ia dibawa ke masa lalu untuk menyembuhkan sang raja. Selain kisah cinta juga ada kisah tentang konflik perebutan kekuasaan dalam kerajaan. 

Nah ini ya teman-teman 5 drama Korea yang diperankan oleh Lee Min Ho. Aktor tampan kelahiran 22 Juni tahun 1987 sebenarnya sudah banyak bermain di drama korea ataupun film. Ini drama yang menjadi favorit aku. Kalau teman-teman buka Lee min-ho juga nggak atau punya aktor favorit Korea yang lain, ceritain yuk..


Selasa, 01 September 2020

Gowes Wisata di Kota Semarang

 


Assalamualaikum teman-teman apa kabar?. Di  era new normal Atau kita sebut dengan adaptasi Kebiasaan Baru ada sebuah hobi  yang sedang ngetren yaitu atau gowes atau bersepeda. Setiap hari Minggu sepertinya kita sering menjumpai goweser ini keliling kota atau tempat-tempat yang menarik yang berada di Kota Semarang. Adalah teman-teman yang suka bersepeda juga seperti saya?. 

Sekitar 2 atau 3 bulan yang lalu saya  juga mulai bersepeda. Sepeda lama yang udah berbulan-bulan teronggok di rumah karena rusak, saya restorasi. Ganti ban dalam, seattlepost, sedel dan pedal dengan harga sekitar 300 ribu membuat sepeda lama jadi bagus dan kuat lagi. Lumayan juga ya harga untuk restorasi sepeda, tapi ini lebih hemat dibandingkan jika membeli sepeda bekas dengan kisaran harga 1.500.000 rupiah atau dengan membeli sepeda baru dengan harga 3-4 juta rupiah. 

Di sekitar rumah saya kebetulan  ada sebuah tempat yang menarik namanya Brown Canyon. Sebenarnya Brown Canyon bukan merupakan tempat wisata. Grand Canyon merupakan tempat penggalian material yang sudah dilakukan selama 10 tahun. Bekas galian material ini terlihat seperti Brown Canyon yang ada di Amerika. Bebatuan yang menjulang tinggi ini menjadi tempat tujuan teman-teman yang bersepeda yang ataupun pengunjung yang  hanya sekedar ingin mengabadikan pemandangan dengan swafoto.



Jarak rumah ke Brown Canyon cukup dekat sekitar 8 KM jadi saya sering banget ke sini. Saya juga sering berjumpa dengan sesama goweser yang menjadikan Brown Canyon sebagai tujuan mereka bersepeda. Kalau pagi sebenarnya bagus untuk menikmati matahari terbit di tempat ini, namun pukul 6.00 wib sudah mulai lumayan panas dan banyak truk pasir yang melakukan penambangan. Banyak debu sekali di sini jadi jangan lupa ya kalau bersepeda dengan tujuan ke Brown Canyon untuk tetap memakai masker dan sebisa mungkin jangan lama-lama deh di tempat ini.

Saya juga pernah bersepeda lebih jauh ke arah kota seperti di kota lama  dan Pantai Marina. Oh ya Saya ingin cerita Sedikit nih tentang bersepeda di  kota lama. Kawasan ini sekarang sudah sangat cantik karena baru saja selesai mengalami renovasi. Semakin banyak bangku, lampu jalan dan taman yang semakin cantik, menjadikan kota lama juga tujuan wisata Semarang para goweser di Kota Semarang. Waktu saya ke sana saya bertemu beberapa teman dari banyak komunitas pengunjung yang juga sedang menikmati keindahan kota lama. Salah satu spot atau tempat yang paling populer untuk foto yaitu jendela akar.

inilah jendela akar yang sudah berumur  ribuan tahun.saya sedikiti berpesan kepada teman-teman jika ingin mengabadikan momen di jendela akar, sebaiknya tidak bergelantung di akar ini. Ingat ya karena akarnya sudah tua sekali takutnya sudah rapuh jadi dapat merusak cagar budaya dan bisa juga jatuh sehingga mengalami kecelakaan. Saya waktu itu hanya dengan berfoto saja di depan jendela akan juga sudah cukup bagus kok dan keren fotonya. Kota lama juga menjadi destinasi wisata keluarga



Saya ingin membagikan sedikit tips jika ingin ke wisata kota lama ataupun tempat menarik lainnya di Kota Semarang dengan cara bersepeda ;

1. Jangan lupa untuk tetap mematuhi protokol kesehatan  yaitu memakai masker membawa hand sanitizer atau bisa juga tisu basah dan  kelengkapan lainnya seperti snack dan botol minum. Saat bersepeda masker bisa dilepas lebih dahulu karena dikhawatirkan saat berolahraga memakai masker dapat menyebabkan sesak nafas. Masker dipakai jika beristirahat. 

2. Sebelum berangkat cek kesehatan diri jika memang merasa nggak enak badan lebih baik ditunda. Bersepeda ataupun olahraga lainnya memerlukan kesehatan fisik yang baik. 

3. Cek sehatan sepeda kita. Cek angin atau ban sepeda, kestabilan stang, rem dan lain sebagainya

Wisata dengan bersepeda atau gowes wisata  sangat menarik sekali bagi saya. Hal ini juga menjadi alternatif kangen piknik karena selama masa pandemi kurang lebih lima bulan ini saya dan keluarga tidak pergi kemana-mana. Jadi dengan gowes wisata bisa jadi refreshing atau piknik tipis-tipis gitu. Bersepeda sendiri sebenarnya kita bisa meningkatkan hormon oksitosin yang membuat bahagia ditambah dengan mengunjungi tempat wisata yang ada di Kota Semarang Jadi makin Happy deh.


Kamis, 20 Agustus 2020

ReviewBuku : Pulih dari Perih

 

Judul : Pulih dari Perih (50 Tulisan Motivasi dan Afirmasi Diri)

Penulis : Ninin Kholida

Editor : Itsnaini M.

Desain Sampul : Luqman Reza

Desain Isi : Omenemo

Penerbit : Oase Indonesia-Semarang

Cetakan : Pertama, Juli 2020

Hal : 250 halaman

ISBN : 978-623-91317-2-2

 

Ninin Kholida merupakan seorang penulis buku Parenting Readiness dan My Success Way. Buku Pulih dari Perih merupakan buku keempatnya. The Ninin, demikian beliau biasa disapa juga merupakan seorang trainer dan narasumber kajian yang diselenggarakan secara online maupun offline.  

 

“Penerimaan diri dimulai ketika seseorang sadar bahwa ia diciptakan oleh Yang Maha Pencipta” (hal 33)

Ninin Kholida mampu membuat pembaca tersadar bahwa yang namanya  manusia itu sebagai makhluk ciptaan. Jadi wajar bila melekat pada dirinya segala kelemahan, sifat buruk dan lain sebagainya. Namun, jangan sampai lupa bahwa ada Allah yang Maha Kuasa, tempat bergantung dan meminta pertolongan.

 

Pelipur Lara

Kita sebagai manusia seringkali merasakan marah, kecewa, sedih dan resah karena berbagai alasan. Alasan yang seringkali terjadi Karena dikhianati, ditinggalkan, harapan yang tak sesuai dengan kenyataan  dan diabaikan. Semua perasaan tersebut  kemudian dikeluarkan dalam bentuk tangisan. Wajar bila kita menangis. Menangis bukan sebuah aib. Dengan menangis kita menyadari bahwa kita lemah dan sebaiknya tidak tergantung kepada manusia. Kita harus berharap hanya kepada Allah saja.

Di buku ini juga banyak mengulas tentang berbagai watak manusia yang penuh kebingungan  saat dihadapkan pada sebuah pilihan. Rasa bingung pada beberapa keadaan merupakan sesuatu yang lumrah. Setelah itu kita harus fokus kembali dengan cara membaca Alquran dan memohon kepada Allah agar diberi pengetahuan.

 

Pernah membenci seseorang? Benci yang berarti sangat tidak menyukai sesuatu atau seseorang Sebagian besar kita pasti pernah membenci seseorang, hanya saja kadar dan waktunya yang berbeda. Hal yang lumrah yang Namanya manusia membenci atau menyukai sesuatu atau seseorang, Namun yang perlu diingat setiap diri pasti mempunyai kekurangan dan kesalahan. Tak ada manusia yang sempurna

 

“Jika engkau memutuskan untuk membenci orang-orang karena dia memiliki kekurangan dan pernah berbuat kesalahan, maka rasanya tidak ada seorang pun yang layak jadi kawan” (hal 37)

Nah jika sudah demikian maka tidak boleh jika seseorang berbuat satu kesalahan kemudian kita membuat kesimpulan bahwa keseluruhan yang ada pada dirinya, semua yang dilakukan adalah buruk dan yang dilakukannya serba salah. Tak patut kita membuat generalisasi seperti ini. Karena pasti ada perbuatan baiknya, hanya saja rasa benci yang berlebihan dapat menutupinya.

 

Rasulullah pernah bersabda “ Janganlah kalian semua saling benci-menbenci, saling dengki-mendengki, saling belakang-membelakangi dan saling putus-memutuskan ikatan  persahabatan atau kekeluargaan., dan jadilah engkau semua hai hamba-hamba Allah sebagai saudara-saudara. Tidaklah halal bagi seseorang muslim jika ia meninggalkan yakni tidak menyapa saudaranya lebih dari 3 hari “(HR. Bukhari&Muslim).

Ini yang paling saya sukai dari bab ini, ada pojok aktivitas mengonfirmasi rasa benci. Di sini, pembaca diminta untuk memikirkan seseorang yang dibenci lalu mengkonfirmasi alasan apa sehingga membencinya. Ada 21 point tentang perilaku, kejadian atau sesuatu hal yang membuat kita membenc seseorang. Perasaan benci hanya sebagian perasaan yang ada dari seluruh perasaan kita. Berlaku adil, dan jangan sampai membuat energi terkuras habis hanya untuk sebuah perasaan ini saja sehingga tidak ada waktu untuk beribadah dan hal-hal yang bermanfaat lainnya.

 

Buku ini cocok dibaca kalangan umur 20 tahun ke atas. Pada usia ini seseorang telah banyak berinteraksi dengan banyak orang sehingga memunculkan berbagai pengalaman. Tak semuanya berlangsung dengan indah dan sesuai harapan, kadang penuh gesekkkan. Namun bagaimana cara kita menyikapinya, inilah yang penting. Pada usia ini juga mulai tumbuh kesadaran betapa pentingnya menata hati, menyusun kepingan-kepingan peristiwa yang kadangkala tak selalu indah, segera bangit dari keterpurukkan dan pulih dari perih.

 

Buku ini terdiri dari 50 tulisan yang terbagi lima tema, yaitu Pelipur Lara, Usia berkah, Lapang Dada, Indahnya Iman dan Harapan. Membaca buku ini seperti mendapatkan nasihat dan tepukkan hangat di punggung yang seolah-olah berkata “nggak papa, kita hanya manusia biasa yang kadang lemah dan berbuat salah. Minta tolong kepada Sang Pemilik Hidup untuk bangkit kembali”.  Mengakui bahwa diri lemah bukanlah sebuah aib, justru ini adalah sebuah kesadaran yang baik. Karena diri lemah maka kita membutuhkan Yang Maha Kuat untuk menguatkan dan Maha Penolong untuk menolong untuk pulih dari perih.

Selasa, 21 Juli 2020

Tantangan dan Tips Saat Belajar Dari Rumah


Pembelajaran Jarak Jauh

“Mama, aku nggak mau belajar online. Aku maunya berangkatnya sekolah” keluh anak kedua saya. Dia baru saja selesai menyimak video conference dari bu Guru lewat google meet. PJJ atau Pembelajaran Jarak Jauh telah dimulai sejak tanggal 13 Juli ini. Sebagai anak sekolah alam yang bebas bereksplorasi dan belajar Bersama alam, rasanya belajar secara online ini sedikit membelenggunya. Dia tak lagi bisa berlari-lari di halaman sekolah yang luas, main petak umpet di hutan sekolah, menyentuh, mengamati dan menghitung secara nyata benda-benda apa saja yang ditemukan dan mempelajari secara langsung apa saja yang sedang dipelajarinya.

Tantangan PJJ Bagi Siswa


 Saat anak saya masih duduk di kelas 2, pelajaran tentang alat transportasi, maka dia dan teman-teman sekelas beserta guru kelas akan naik Bus Rapid Transportasion menuju simpang lima. Pengalaman ini sangat berkesan dan di sana, mereka akan melihat jenis-jenis transportasi yang ada kemudian mengamati, menghitung dan mempelajarinya. Jika sekarang, tentu saja ini tak bisa dilakukan, Pembelajaran secara online “memaksa” anak dengan gaya belajar kinestatis ini untuk duduk di depan laptop dan menyimak materi.
Anak-anak menghadapi rasa bosan dan juga kurangnya semangat saat belajar online ini. Sudah hampir 4 bulan, mereka tidak berangkat ke sekolah dan tidak bertemu dengan teman-teman. Belajar online di rumah membuat nggak betah dan dia harus belajar menyesuaikan diri. 

Tips PJJ Untuk Siswa


Ini adalah beberapa tips dari saya, yang saya dapatkan di grup kelas. Saya merasa senang, gurunya anak menjadi guru kreatif yang bisa  membuat anak-anak tetap enjoy dan semangat saat belajar online.
  • 1.       Mempersiapkan anak untuk mandi pagi dan sarapan. Jadwal ini dibuat sama seperti saat mau berangkat ke sekolah.
  • 2.       Memakai pakaian yang digunakan saat pergi ke sekolah. Selama ini anak saya memakai seragam sekolah hanya di waktu tertentu saja, misalnya seragam SAS dan merah putih, selebihnya bebas dan rapi. Saat belajar online, kenakan baju yang nyaman  agar anak juga nggak terganggu saat belajar dengan masalah pakaian. Misalnya bajunya kotor membuat gatal-gatal atau basah karena keringat.
  • 3.       Duduk di depan laptop, menyimak materi barangkali agak membosankan ya, maka saat belajar boleh kok mengambil posisi yang nyaman. Jadi boleh juga dong sambal rebahan. Hmm… ini mungkin terlihat kurang baik. Adab saat belajar untuk duduk dengan baik namun dalam kondisi seperti ini bisa dimaklumi kok. Posisi yang nyaman bagi anak-anak bisa membuat mereka lebih fokus.
  • 4.       Perlengkapan sekolah juga telah dipersiapkan terlebih dahulu sebelumnya agar tidak terburu-buru saat mengikuti kelas. Sebaiknya mulai join juga sama seperti masuk kelas. Jangan sampai terlambat ya

 Tantangan PJJ Untuk Orangtua

Tantangan PJJ, ternyata tidak hanya dihadapi oleh anak-anak saja namun juga orang tua yang mendampingi belajar di rumah. Beruntungnya, saya dapat membersamai mereka dari mulai awal hingga selesai pembelajaran jarak jauh ini. Bagaimana jika kedua orangtua bekerja sehingga tantangan yang dihadapi orangtua semakin kompleks. Belum lagi masalah teknologi yang seringkali membuat orang tua pusing, seperti saya ini misalnya. Sekolah anak saya saat vicon menggunakan fasilitas google meet, sedangkan untuk pengumpulan tugas dengan menggunakan google classroom. Ini merupakan hal yang baru buat saya. Ini beberapa kendala sebagai orangtua yang menemani anak saat pembelajaran jarak jauh ;
  • 1.       Anak-anak diminta membuat akun dengan nama anak dengan email gmail. Saya kira jika punya dua anak berarti harus punya 2 gadget, kalau punya anak berarti punya 3 gadget. Oh ternyata tidak seperti itu ya. Bisa kok membuat akun masing-masing dalam 1 gadget. Inipun hasil setelah saya bertanya-tanya kepada teman yang sudah mengenal teknologi lebih jauh. Jadi tiap anak saya buatkan akun di chrome yang berbeda-beda. Tujuannya agar mereka bisa bergabung di GC atau google classroom masing-masing. Alhamdulillah, walaupun lahir di tahun 80an, saya masih bisa mengikuti perkembangan teknologi yang pesat ini. Mengerti cara membuat email, unduh, download dan mengedit foto maupun video untuk tugas anak. Saya nggak dapat membayangkan orangtua yang sebelumnya tidak mengenal teknologi lalu harus menemani anak-anak mereka belajar melalui dunia maya,  tentu saja mempunyai kendala yang lebih besar.
  • 2.     Membagi waktu saat menemani pembelajaran jarak jauh, mengerjakan tugas dan mengumpulan tugas antara masing-masing anak. Memiliki 3 anak dengan jenjang kelas yang berbeda-beda dan semuanya masih membutuhkan pendampingan jadi kendala juga bagi saya. Alhamdulillah, pengumpulan tugas tidak harus diselesaikan di hari yang sama. Ada waktu untuk mengerjakan dan mengumpulan antara 1-2 hari hingga 1 minggu. Belum lagi membagi waktu dengan pekerjaan rumah tangga.

Semua tantangan yang dirasakan orangtua rasanya hampir sama ya. Saat membaca status wa teman-teman, mereka dan saya merasakan pusing, lelah dengan keadaan ini dan ingin sekolah seperti sedia kala. Semoga pandemic segera berakhir ya aamiin. Dan kita semua hendaknya menyadari jika Pendidikan anak-anak berawal dari rumah. 

Setiap orangtua dapat menjadi guru dan setiap rumah dapat menjadi sekolah.


Tetap Semangat.



Sabtu, 11 Juli 2020

Cekrek Makanan Tradisional dan Upload, Begini Cara Melestarikanya


Semarang Kota Tercinta

Semarang merupakan kota yang unik. Perpaduan tiga budaya yang semuanya menyatu dengan harmonis. Peninggalan budaya dari Belanda , Hinda dan Cina masih terus terawat dan dilestarikan dengan sangat baik, Semuanya ada di Kawasan kota lama. Ada gereja Blenduk, masjid besar Kauman juga klenteng Tay Kak Sie. Selama hampir 40 tahun tinggal di sini sejak bayi, kota Semarang menjadi kota yang nyaman juga kota yang aman.



Kota lama merupakan Kawasan di Semarang yang saat ini popular sekali. Nggak hanya untuk kalangan kawula muda saja, yang berumur setengah baya juga suka mengunjungi tempat ini. Setelah dipercantik dan mengalami perbaikkan pada tahun 2018-2019, sekarang kota lama menjadi tempat wisata heritage dengan wajah baru. Nggak hanya terkenal di dalam kota saja, kota lama Semarang sudah popular di seluruh Indonesia bahkan mancanegara.

Beberapa waktu yang lalu, saya dan rombongan blogger Semarang mendapat kesempatan untuk puter-puter Kawasan kota lama Semarang. Seingat saya, perjalanan ini di tahun 2018. Sudah lama ya, tapi kenangannya masih melekat karena berkesan sekali. Jalan kaki sejauh 3,5 km namun nggak terasa capek karena kita melihat bangunan-bangunan tua yang tetap megah. Nggak hanya sekedar jalan-jalan saja, namun juga tahu tentang sejarah bangunan-bangunan yang ada di Kawasan ini. Ingin rasanya mengulang lagi, semoga pandemic corona ini segera berakhir. Aamiin.

Kebudayaan yang beraneka ragam juga memunculkan keanekaragaman kuliner. Apa aja sih kuliner khas Semarang;

Lumpia Semarang



Sebagai kota lumpia, rasanya belum disebut ke Semarang jika belum mengicipi makanan ini. Makanan yang memiliki kulit dari adonan tepung ini memiliki isian rebung yang diiris halus. Perpaduan makanan khas Tiongkok dan Jawa, membuat lumpia sangat populer baik di kota Semarang sendiri maupun di berbagai daerah. Kuliner Indonesia yang juga terken sampai luar negeri ini punya dua variasi basah dan goreng. Isiannya tidak hanya rebung saja, banyak variasi yang membuat lumpia digemari berbagai kalangan.
 Berbagai restoran dan took oleh-oleh khas Semarang banyak yang menyediakan lumpia halal dengan isian daging ayam, udang dan kambing muda. Wow, banyak ya variasinya dan yang pastinya rasanya juga lezat sekali. Lumpia biasanya disajikan dengan pelengkap acar, cabai rawit hijau dan juga tunas daun bawang. Makannya bisa juga dicocol dengan saos.

Tahu Gimbal


Selintas nama ini unik sekali ya. Yang belum pernah makan dan nggak tahu makanan tradisional ini sering dikira tahu gimbal itu karena yang jual, rambutnya gimbal. Nama gimbal ada karena adonan udang yang digoreng dengan tepung sehingga bentuknya keriting-keriting mirip dengan rambut gimbal. Tahu gimbal terdiri dari tahu yang digoreng ditambah dengan irisan sayuran kol, tauge, udang gimbal kemudian disiram dengan bumbu kacang. Bila suka dan ingin lebih kenyang bisa ditambah dengan lontong nasi.
Tahu gimbal khas Semarang sudah ada sejak abad ke-19 dan masih digemari banyak orang.  Jika suka pedas maka bisa pesan bumbu kacangnya dengan cabai sesuai selera. Lebih nikmat jika  tahu disajikan hangat.

Tahu Petis Semarang


Tahu yang digoreng dan ditengah-tengahnya disisipi olesan petis ini ternyata makanan khas Semarang. Selama ini hanya tahu sering dijual di tukang gorengan yang tersebar di pinggir jalan Bersama dengan jajanan gorengan lain seperti mendoan, tahu isi, pisang goreng dan bahwan.
Tahu petis khas Semarang merupakan makanan yang terdiri dari tahu pong yang dibelah kemudian tengahnya diolesin petis. Petis dengan aroma udang dengan rasa yang asin juga manis ini memang enak dan menggugah selera. Beberapa restoran dan toko oleh-oleh khas Semarang memasukkan makanan ini kedalam daftar menu mereka. Variasi petis juga sekarang beraneka ragam, ada yang original, pedas dan juga ekstra pedas. Menikmati kuliner satu ini bisa dengan cabai rawit hijau dan dijamin nggak bakal berhenti kalua belum habis.

Masih ada banyak lagi makanan khas Semarang yang tentu saja enak sekali dan menggugah selera. Ada soto Semarang. Oiya saya masih ingat sekali tentang soto semarang ini ketika makan dengan teman dari luar kota. Mangkoknya kecil sekali, dibandingkan dengan soto Lamongan, mangkok soto Semarang hanya setengahnya saja. Makan satu mangkok soto Semarang rasanya kurang karena disajikan dengan kuah bening yang segar juga beberbagai pelengkap seperti perkedel, sate kerang, sate puyuh juga kerupuk. Beberapa makanan khas Semarang lainnya yaitu  bandeng presto, nasi ayam Semarang, tahu pong, garang asem, pisang planet, mie kopyok dan masih banyak yang lainnya.

Kebudayaan dan kuliner Semarang yang beraneka ragam ini harus tetap dilestarikan. Agar nanti anak cucu kita masih bisa merasakan kelezatannya. Saya juga masih sering bernostalgia dengan cara menikmati makanan khas Semarang yang sejak kecil sudah saya nikmati. Sekarang juga dengan mudah menemukan kuliner khas kota tercinta. Walaupun jauh letak tempat penjualnya namun dengan layanan ojek online, berbagai makanan lezat sudah bisa tersaji di meja makan. 

Oiya sebelum makan, selalu saya sempatkan untuk memotretnya dan mengupload di social media yang saya punya. Dengan begini saya bisa pamer, eh enggak ya…bisa ikut menyebarkan dan melestarikan makanan khas Semarang.